Jembatan Kajarharjo Diperbaiki, Jalur Banyuwangi-Jember via Kalibaru Berlakukan Sistem Buka Tutup

Salis Ali Muhyidin • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 12:30 WIB
TURUN LAPANGAN: Petugas Unit Lantas Polsek Kalibaru bersiaga di sekitar lokasi perbaikan Jembatan Kajarharjo, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, Selasa (21/7). (Salis Ali/Radar Banyuwangi)
TURUN LAPANGAN: Petugas Unit Lantas Polsek Kalibaru bersiaga di sekitar lokasi perbaikan Jembatan Kajarharjo, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, Selasa (21/7). (Salis Ali/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Pengendara yang melintas di jalur utama Banyuwangi–Jember melalui Kecamatan Kalibaru diminta meningkatkan kewaspadaan. Mulai Selasa (21/7), rekayasa lalu lintas berupa sistem buka-tutup disiapkan menyusul dimulainya pekerjaan pemeliharaan berkala Jembatan Kajarharjo, yang diperkirakan berlangsung hingga 22 September 2026.

Pekerjaan dilakukan di Jembatan Kajarharjo yang berada di KM SBY 247+057, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru. Karena menjadi salah satu akses vital penghubung Banyuwangi dan Jember, kepolisian bersama pelaksana proyek menyiapkan skema pengaturan lalu lintas agar mobilitas masyarakat tetap berjalan tanpa harus menutup jalur secara total.

Kanitlantas Polsek Kalibaru Aipda Aries Prasetyanto mengatakan, pihaknya telah turun langsung ke lokasi untuk berkoordinasi dengan kontraktor terkait mekanisme pelaksanaan sistem buka-tutup selama proses perbaikan berlangsung.

"Koordinasi ini terkait pelaksanaan buka tutup jalur ini," ujarnya.

Meski pekerjaan pemeliharaan dijadwalkan dimulai pada Selasa (21/7), hingga pukul 17.00 WIB sistem buka-tutup belum diberlakukan. Petugas masih menyelesaikan sejumlah persiapan teknis, termasuk penempatan alat berat di area proyek.

"Mungkin baru besok (hari ini) ditutup. Siang ini petugas masih mempersiapkan alat berat di lokasi," kata Aries.

Selain memastikan kesiapan di lapangan, Satlantas Polresta Banyuwangi bersama Polsek Kalibaru juga menggencarkan sosialisasi kepada pengguna jalan. Upaya itu dilakukan melalui penyebaran flyer imbauan serta pemasangan rambu-rambu penunjuk jalur alternatif di sejumlah titik strategis.

Menurut Aries, langkah tersebut dilakukan agar pengendara tidak kebingungan saat rekayasa lalu lintas mulai diterapkan.

"Saat ini (kemarin) kami masih melakukan koordinasi dengan pihak kontraktor dan melakukan persiapan di lapangan. Jalur belum ditutup total, petugas fokus memasang rambu petunjuk jalur alternatif dan menyebar flyer imbauan agar pengendara tidak terkejut," jelasnya.

Polisi Siapkan Jalur Alternatif

Untuk mengurangi kepadatan lalu lintas selama proses pemeliharaan jembatan, kepolisian telah menyiapkan rekayasa arus bagi kendaraan, terutama kendaraan kecil.

Aries menjelaskan, kendaraan dari arah Jember menuju Kota Banyuwangi akan dialihkan melalui Jalan Nasional 3 atau Jalan Jember, tepatnya dari simpang tiga Kantor Pegadaian di Desa Kalibaruwetan menuju jalur alternatif yang telah ditentukan petugas.

Selama pekerjaan berlangsung, pengguna jalan diminta mematuhi seluruh rambu lalu lintas yang dipasang serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan dan kelancaran arus kendaraan.

"Ketika sudah ditutup, kami imbau agar pengguna jalan bisa mengikuti arahan petugas," pungkas Aries. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
Banyuwangi Jember Jembatan Kajarharjo kalibaru buka tutup jalur alternatif