Pelantikan MWCNU Kalipuro Sarat Sejarah, Cucu Rais Syuriah Pertama PCNU Banyuwangi Kini Memimpin

Syaifuddin Mahmud • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 18:08 WIB
MWCNU Kalipuro resmi dilantik, PCNU Banyuwangi ajak warga NU jadi anggota aktif. (Syaifuddin Mahmud/Radar Banyuwangi)
MWCNU Kalipuro resmi dilantik, PCNU Banyuwangi ajak warga NU jadi anggota aktif. (Syaifuddin Mahmud/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kalipuro masa khidmat 2026–2031 resmi dilantik oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi di Masjid Quba, Desa Kopenbayah, Kecamatan Kalipuro, Sabtu (18/7/2026). Prosesi yang dihadiri ratusan warga Nahdliyin itu tidak sekadar menandai pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi dan mengajak warga NU menjadi anggota resmi jam'iyah.

Pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pengurus PCNU Banyuwangi, tokoh agama, badan otonom (banom), lembaga NU, serta masyarakat. Suasana semakin semarak dengan tausiyah kebangsaan dari penceramah KH. Abdul Ghofar yang mengajak warga menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah di tengah dinamika kehidupan sosial.

Ketua PCNU Banyuwangi, H. Achmad Turmudzi, menegaskan bahwa menjadi pengurus Nahdlatul Ulama bukan sekadar memperoleh jabatan organisasi, melainkan amanah untuk mengabdi kepada agama, masyarakat, dan jam'iyah.

Menurutnya, kecintaan kepada NU dapat diwujudkan melalui keterlibatan aktif dalam organisasi, baik sebagai pengurus maupun anggota resmi.

"Menjadi pengurus NU adalah salah satu wasilah mencintai NU. Namun, keberkahan NU tidak hanya ada di struktur. Menjadi anggota Nahdlatul Ulama yang aktif juga merupakan bagian penting dalam memperkuat jam'iyah. Masih banyak warga yang mengaku NU, tetapi belum menjadi anggota secara resmi. Karena itu, edukasi dan pemahaman kepada masyarakat harus terus dilakukan," pesannya.

Pesan tersebut menjadi penekanan penting di tengah upaya NU memperkuat basis organisasi hingga tingkat akar rumput. Dengan meningkatnya jumlah anggota resmi, diharapkan berbagai program pelayanan keagamaan, sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi dapat berjalan lebih efektif.

Ketua MWCNU Kalipuro, H. Nanang Musta'in, menyampaikan rasa syukur atas selesainya proses pembentukan kepengurusan yang dimulai sejak Konferensi MWCNU hingga penetapan formatur.

Ia menilai keberhasilan terbesar bukan hanya terbentuknya kepengurusan baru, tetapi terjaganya semangat kebersamaan selama proses musyawarah berlangsung.

"Alhamdulillah, proses konsolidasi berjalan dengan baik. Yang kami jaga bukan hanya tersusunnya kepengurusan, tetapi juga kebersamaan yang telah terbangun. Semua pihak menerima hasil musyawarah dengan lapang dada dan siap menjalankan amanah organisasi demi kemajuan NU di Kalipuro," ujarnya.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris PCNU Banyuwangi, H. Bisri Musthofa, kemudian dilanjutkan baiat pengurus yang dipimpin Katib Syuriah PCNU Banyuwangi, KH. Ahmad Qosim.

Kekompakan keluarga besar Nahdlatul Ulama Kalipuro juga terlihat sepanjang acara. Berbagai badan otonom dan lembaga NU bergotong royong menyukseskan kegiatan, mulai dari Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, IPNU, IPPNU, hingga Pagar Nusa. Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan kuatnya sinergi organisasi dalam mengawal program keumatan di tingkat kecamatan.

Pelantikan kali ini juga memiliki makna historis. KH. Abdul Ghani yang dipercaya sebagai Rais Syuriah MWCNU Kalipuro merupakan cucu Mbah KH. Maksum Panderejo, Rais Syuriah pertama PCNU Banyuwangi. Amanah yang diemban menjadi simbol kesinambungan estafet perjuangan ulama pendahulu dalam menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah di Banyuwangi.

Dengan kepengurusan baru, MWCNU Kalipuro diharapkan mampu memperkuat peran organisasi dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Konsolidasi yang solid serta dukungan seluruh elemen Nahdlatul Ulama diyakini menjadi modal penting untuk menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan warga Nahdliyin sekaligus memperkuat eksistensi NU di tingkat kecamatan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
MWCNU Kalipuro Pelantikan MWCNU NU Kalipuro nahdlatul ulama pcnu banyuwangi