RADARBANYUWANGI.ID - Gelaran Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026 kembali menjadi magnet bagi masyarakat. Parade budaya yang digelar Sabtu (18/7/2026) itu menyedot ribuan penonton yang memadati sepanjang rute, mulai dari kawasan Taman Blambangan hingga garis akhir di depan SMP Negeri 1 Banyuwangi.
Sejak siang hari, masyarakat telah memenuhi area di balik pembatas jalan untuk mendapatkan posisi terbaik menyaksikan parade kostum budaya yang menjadi ikon pariwisata Banyuwangi tersebut. Antusiasme yang tinggi membuat suasana di sepanjang jalur karnaval dipenuhi lautan manusia.
Namun, kemeriahan acara sempat diwarnai aksi saling serobot dan berdesakan antarpengunjung. Kondisi mulai terjadi ketika iring-iringan kendaraan hias dan peserta BEC keluar dari kawasan Taman Blambangan menuju rute utama.
Sejumlah penonton terlihat nekat maju melewati barikade dan menyelip ke barisan depan tanpa menghiraukan warga lain yang telah lebih dulu menempati lokasi. Bahkan, tidak sedikit yang hilir mudik melintasi pembatas jalan demi mencari sudut terbaik untuk mengabadikan momen parade.
Situasi tersebut memicu keluhan dari sebagian penonton yang merasa kenyamanannya terganggu. Salah satunya disampaikan Rafael Ethanio, 17, yang turut menyaksikan langsung jalannya BEC.
"Di luar dari penampilan para peserta BEC yang luar biasa, banyak juga penonton yang bersikap tidak kalah luar biasa. Sampai dorong-dorong satu sama lain biar dapat momen yang bagus buat difoto. Ditambah mengganggu kenyamanan penonton lain yang sudah duduk tertib, masih saja wira-wiri lewat dan melewati pembatas jalan," ujarnya.
Padatnya penonton membuat petugas bersama panitia harus bekerja lebih keras menjaga ketertiban. Sepanjang rute menuju garis akhir di depan SMP Negeri 1 Banyuwangi, petugas berkali-kali memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap berada di belakang pagar barikade.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan penonton sekaligus memastikan jalannya parade tidak terganggu. Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak memasuki jalur peserta demi menghindari potensi kecelakaan maupun hambatan selama pertunjukan berlangsung.
Meski sempat terjadi aksi saling dorong dan berebut posisi pandang, pelaksanaan Banyuwangi Ethno Carnival 2026 secara umum tetap berlangsung lancar dan meriah hingga seluruh rangkaian parade selesai.
Editor : Lugas Rumpakaadi