RADARBANYUWANGI.ID - Arus lalu lintas di kawasan pusat Kota Banyuwangi mengalami kepadatan setelah rangkaian Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) berakhir pada Sabtu (18/7/2026) sore. Ribuan warga yang menyaksikan parade budaya keluar dari lokasi acara secara bersamaan sehingga memicu kemacetan di sejumlah ruas jalan utama.
Kepadatan lalu lintas terjadi di jalur-jalur yang menjadi akses keluar penonton menuju berbagai arah. Volume kendaraan yang meningkat membuat pengendara sepeda motor maupun mobil harus bergerak perlahan.
Selain tingginya jumlah kendaraan, arus lalu lintas juga melambat karena masih banyak pengunjung yang berjalan kaki menuju lokasi parkir. Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan harus mengurangi kecepatan demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
Petugas gabungan dari Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP disiagakan di sejumlah titik untuk mengatur arus kendaraan. Pengendara diminta mematuhi arahan petugas agar kepadatan dapat segera terurai dan perjalanan tetap berlangsung aman.
Banyuwangi Ethno Carnival merupakan agenda budaya tahunan yang selalu menarik ribuan penonton, baik dari Banyuwangi maupun luar daerah. Besarnya antusiasme masyarakat berdampak pada meningkatnya volume kendaraan saat acara selesai.
Salah seorang pengendara, Aini, mengaku telah memperkirakan kemacetan akan terjadi mengingat tingginya jumlah pengunjung yang memadati lokasi acara.
"Macetnya cukup panjang, tetapi saya senang bisa menyaksikan BEC secara langsung. Semoga tahun depan pengaturan lalu lintas semakin baik," ujarnya.
Setelah petugas melakukan rekayasa dan pengaturan arus lalu lintas, kepadatan kendaraan mulai berangsur terurai. Seiring sebagian besar pengunjung meninggalkan kawasan pusat kota, kondisi lalu lintas kembali normal.
Meski sempat terjadi antrean kendaraan yang cukup panjang, masyarakat tetap tertib mengikuti arahan petugas. Situasi tersebut membantu proses penguraian kemacetan sehingga aktivitas lalu lintas kembali berjalan lancar.
Editor : Lugas Rumpakaadi