Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sejumlah Jalan Protokol Banyuwangi Ditutup Sementara, BEC 2026 Angkat Heroisme Perang Bayu

M Humam Naufal • Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:31 WIB
Penutupan sejumlah jalan protokol di pusat Kota Banyuwangi diberlakukan saat Banyuwangi Ethno Carnival 2026 berlangsung. (Naufal untuk Radar Banyuwangi)
Penutupan sejumlah jalan protokol di pusat Kota Banyuwangi diberlakukan saat Banyuwangi Ethno Carnival 2026 berlangsung. (Naufal untuk Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Sejumlah ruas jalan utama di pusat Kota Banyuwangi ditutup sementara pada Sabtu (18/7/2026) seiring pelaksanaan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026. Rekayasa lalu lintas diterapkan untuk mendukung kelancaran parade budaya sekaligus menjamin keamanan peserta dan masyarakat yang diperkirakan memadati kawasan pusat kota.

Penutupan akses menuju lokasi acara diberlakukan sejak pagi hingga sore hari. Langkah tersebut dilakukan agar rangkaian karnaval dapat berlangsung tertib, sekaligus memberikan ruang yang aman bagi ratusan peserta yang akan menampilkan atraksi budaya di sepanjang rute parade.

Tahun ini Banyuwangi Ethno Carnival mengusung tema "Perang Bayu: The Great War of Blambangan". Tema tersebut mengangkat kisah perjuangan heroik masyarakat Blambangan dalam menghadapi pasukan VOC pada abad ke-18, yang dikemas melalui pertunjukan kostum etnik dan koreografi bernuansa sejarah.

Parade dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB. Peserta akan menempuh rute dari kawasan Taman Blambangan menuju depan Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui jalan protokol dengan panjang sekitar 2 hingga 2,5 kilometer.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, Dinas Perhubungan bersama Satuan Lalu Lintas Polresta Banyuwangi telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas, jalur alternatif, serta sejumlah titik parkir bagi masyarakat dan wisatawan yang ingin menyaksikan karnaval secara langsung.

Pengendara yang melintas di sekitar pusat kota diimbau mengikuti petunjuk petugas di lapangan dan memanfaatkan jalur pengalihan yang telah disediakan. Imbauan tersebut bertujuan meminimalkan kemacetan sekaligus menjaga kelancaran mobilitas selama agenda berlangsung.

Selain mendukung keamanan dan ketertiban, penutupan jalan juga menjadi bagian dari upaya memberikan ruang pertunjukan yang representatif bagi para peserta. Mereka akan menampilkan beragam karya busana etnik yang terinspirasi dari sejarah, tradisi, dan kekayaan budaya Banyuwangi.

Banyuwangi Ethno Carnival merupakan salah satu agenda budaya tahunan yang masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN). Event ini telah menjadi daya tarik wisata unggulan Kabupaten Banyuwangi karena mampu menghadirkan pertunjukan seni budaya yang memadukan unsur tradisi dengan kreativitas modern.

Editor : Lugas Rumpakaadi
BEC 2026 rekayasa lalu lintas Banyuwangi Ethno Carnival