RADARBANYUWANGI.ID - Kecamatan Singojuruh resmi meluncurkan Gerakan Singojuruh Cinta Zakat (Si-Cat) di Kantor Desa Singojuruh, Kamis pagi (16/7/2026). Program yang digagas Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Singojuruh tersebut menjadi upaya bersama untuk memperkuat pengumpulan zakat, infak, dan sedekah melalui kolaborasi lintas instansi dan organisasi masyarakat.
Peluncuran Si-Cat dilakukan langsung oleh Camat Singojuruh Iwan Yos Sugiharto. Gerakan ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kecamatan Singojuruh, Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Majelis Taklim Singojuruh, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Iwan Yos Sugiharto mengapresiasi inisiatif kreatif yang digagas UPZ Kecamatan Singojuruh di bawah kepemimpinan Huriyah Azizah. Menurutnya, Si-Cat menjadi langkah strategis dalam menyatukan berbagai elemen masyarakat, khususnya organisasi perempuan, untuk mendukung gerakan sosial keagamaan melalui penghimpunan zakat, infak, dan sedekah.
"Saya merasa bangga dan memberikan apresiasi yang tinggi atas Gerakan Singojuruh Cinta Zakat yang diinisiasi oleh organisasi ibu-ibu di Kecamatan Singojuruh ini," ujarnya.
Prosesi peluncuran ditandai dengan penyematan kartu identitas (ID Card) kepada perwakilan Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan, dan Majelis Taklim Singojuruh. Penyematan dilakukan secara bergantian oleh Camat Singojuruh, Kepala Desa Singojuruh, serta jajaran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi.
Tiga komisioner Baznas Kabupaten Banyuwangi turut hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Wakil Ketua Bidang Distribusi Nanang Khairurrozik, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, dan Wakil Ketua Bidang Keuangan Lukman Hadi.
Kepala Desa Singojuruh Suharto berharap gerakan yang telah dicanangkan tersebut dapat dijalankan secara konsisten dan tidak berhenti pada seremoni peluncuran semata.
"Saya berharap launching Si-Cat ini bukan sebatas euforia, tetapi dilaksanakan dengan sungguh-sungguh," katanya.
Dukungan juga datang dari Polsek Singojuruh. Kanit Binmas Polsek Singojuruh Aiptu Didik Sudarmanto menilai Si-Cat merupakan kegiatan sosial yang membawa manfaat besar bagi masyarakat sehingga layak mendapat dukungan seluruh pihak.
"Kami sangat mendukung, karena kegiatan Si-Cat sifatnya positif," ujarnya.
Ketua UPZ Kecamatan Singojuruh Huriyah Azizah menyampaikan rasa syukur atas besarnya dukungan yang diberikan berbagai instansi dan organisasi di Kecamatan Singojuruh. Menurutnya, Si-Cat dirancang sebagai gerakan bersama untuk meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah secara lebih terorganisasi.
Ia menyebut dukungan datang dari Pemerintah Kecamatan Singojuruh, Pemerintah Desa Singojuruh, Polsek Singojuruh, Kantor Urusan Agama (KUA), Puskesmas, Koordinator Wilayah Kerja Satuan Pendidikan (Korwilkersatdik), serta organisasi perempuan seperti Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan, dan Majelis Taklim Singojuruh.
"Alhamdulillah Si-Cat mendapatkan banyak dukungan dari Pemerintah Kecamatan dan Desa Singojuruh, Polsek, KUA, Puskesmas, Korwilkersatdik, dan organisasi perempuan, seperti Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan, dan Majelis Taklim Singojuruh," kata Huriyah.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Keuangan Baznas Kabupaten Banyuwangi Lukman Hadi menilai Si-Cat merupakan model kolaborasi yang mampu memperkuat penghimpunan zakat di tingkat kecamatan. Menurutnya, dana zakat, infak, dan sedekah yang terkumpul nantinya dapat menjadi instrumen penting dalam membantu pengentasan kemiskinan.
Lukman menambahkan, Kecamatan Singojuruh memiliki potensi besar dalam penghimpunan zakat, terutama dari sektor pertanian yang didukung luasnya lahan persawahan di wilayah tersebut.
"Kecamatan Singojuruh memiliki banyak potensi untuk pengumpulan zakat, salah satunya adalah potensi zakat pertanian, karena terdapat ratusan hektare lahan persawahan," ujarnya.
Editor : Lugas Rumpakaadi