RADAR BANYUWANGI – Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Banyuwangi mulai tancap gas membangun fondasi organisasi. Usai kepengurusan resmi terbentuk melalui Surat Keputusan (SK) dari Pengurus Besar SNNU, jajaran pengurus langsung melakukan silaturahmi ke Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi untuk meminta arahan sekaligus dukungan dalam memperkuat perjuangan nelayan NU di Bumi Blambangan.
Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor PCNU Banyuwangi, Rabu (15/7), dengan dihadiri jajaran pengurus PC SNNU Banyuwangi dan Ketua PCNU Banyuwangi H. Achmad Turmudzi.
Ketua PC SNNU Banyuwangi Ir. H. Hardi Pitoyo menyampaikan, silaturahmi tersebut menjadi langkah awal setelah legalitas kepengurusan organisasi diterbitkan. Menurut dia, SNNU Banyuwangi ingin memastikan langkah organisasi tetap berjalan dalam koridor perjuangan Nahdlatul Ulama.
"Langkah pertama kami setelah SK dari PP SNNU terbit adalah sowan ke PCNU Banyuwangi untuk memohon doa, arahan, dan restu. Kami siap menjadi bagian dari perjuangan Nahdlatul Ulama dalam memberdayakan masyarakat nelayan di Banyuwangi," ujar Hardi.
Menurutnya, keberadaan SNNU bukan hanya sebagai wadah organisasi nelayan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat posisi masyarakat pesisir agar memiliki akses lebih luas terhadap berbagai program pemberdayaan.
PCNU Dorong SNNU Hadirkan Manfaat Nyata
Ketua PCNU Banyuwangi H. Achmad Turmudzi menyambut positif terbentuknya PC SNNU Banyuwangi. Ia menilai kehadiran organisasi tersebut menjadi tambahan kekuatan bagi NU dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga pesisir.
"Kami bersyukur di masa khidmat ini telah lahir PC SNNU Banyuwangi. Semoga para pengurus mampu menjalankan visi dan misinya dengan baik, menjadi wadah perjuangan nelayan NU, serta menghadirkan program-program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pesisir," tuturnya.
Achmad berharap SNNU mampu menjadi organisasi yang tidak hanya bergerak secara struktural, tetapi juga menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi nelayan.
Perkuat Jaringan hingga Wilayah Pesisir
Dalam pertemuan tersebut, PC SNNU Banyuwangi memaparkan sejumlah program prioritas. Tahap awal akan difokuskan pada penguatan jaringan, konsolidasi internal, serta membangun kerja sama dengan berbagai pihak.
Sinergi akan dilakukan bersama pemerintah daerah, lembaga perikanan, perguruan tinggi, hingga sektor usaha untuk memperluas peluang pengembangan ekonomi masyarakat nelayan.
Salah satu target utama adalah membentuk kepengurusan SNNU di tingkat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) yang berada di kawasan pesisir.
Dengan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan, SNNU berharap pelayanan kepada nelayan semakin dekat, aspirasi masyarakat pesisir lebih mudah diserap, serta program pemberdayaan dapat berjalan lebih tepat sasaran.
Dorong Nelayan Lebih Mandiri dan Berdaya Saing
Ke depan, PC SNNU Banyuwangi menyiapkan sejumlah program strategis untuk meningkatkan kapasitas nelayan. Program tersebut meliputi pelatihan teknologi penangkapan ikan ramah lingkungan, penguatan kelembagaan kelompok nelayan, pendampingan akses permodalan, pengembangan usaha hasil perikanan, hingga peningkatan keselamatan kerja di laut.
Selain itu, SNNU juga akan mengoptimalkan kolaborasi dengan berbagai lembaga di bawah PCNU Banyuwangi, seperti LAZISNU, LPNU, dan LKKNU.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan program sosial, ekonomi, dan pemberdayaan yang memberikan dampak langsung bagi nelayan serta keluarga mereka.
Silaturahmi antara PC SNNU Banyuwangi dan PCNU Banyuwangi ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi organisasi.
Kehadiran SNNU diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya nelayan NU yang lebih mandiri, sejahtera, dan memiliki daya saing, sekaligus tetap berpegang pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah dalam setiap langkah pengabdian kepada masyarakat. (*)
Editor : Ali Sodiqin