RADAR BANYUWANGI – Kemacetan panjang yang selama ini kerap mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI di jalur Pantura Banyuwangi dipastikan tidak akan terulang tahun ini.
Sebanyak 12 kepala desa di Kecamatan Wongsorejo sepakat memindahkan seluruh kegiatan karnaval dan gerak jalan ke jalan lingkungan maupun jalan desa agar arus lalu lintas di jalur nasional Banyuwangi–Situbondo tetap lancar selama peringatan HUT ke-81 RI.
Kesepakatan tersebut dihasilkan dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Kecamatan Wongsorejo, Selasa (14/7). Pertemuan dihadiri unsur Forkopimka bersama seluruh kepala desa di wilayah Kecamatan Wongsorejo.
Kapolsek Wongsorejo AKP Eko Darmawan mengatakan, penggunaan jalan desa menjadi poin utama yang disepakati dalam rapat. Kebijakan itu diambil agar masyarakat tetap bisa merayakan kemerdekaan dengan meriah tanpa mengganggu aktivitas pengguna jalan nasional yang setiap hari dipadati kendaraan.
"Intinya setiap kegiatan diupayakan tidak menggunakan jalan nasional. Silakan dilaksanakan di jalan-jalan desa sehingga kegiatan tetap berjalan, tetapi tidak menimbulkan dampak kemacetan di akses jalan nasional," ujarnya.
Menurut Eko, seluruh desa di Kecamatan Wongsorejo menyatakan komitmen untuk tidak lagi menggunakan jalur Pantura sebagai lokasi pelaksanaan karnaval maupun gerak jalan.
Keputusan tersebut bukan kebijakan baru. Selama dua tahun terakhir, pola serupa telah diterapkan dan dinilai efektif menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang tetap kondusif selama rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan.
"Saya mencoba menampung berbagai masukan masyarakat sejak pertama bertugas di Wongsorejo. Setelah diterapkan, hasilnya memang sangat baik. Tahun kedua juga berjalan lancar, sehingga tahun ini kita kembali mengacu pada pola yang sama, yakni tidak ada kegiatan di jalan nasional," jelasnya.
Selain mengurangi potensi kemacetan, penggunaan jalan desa juga dinilai membuat penyelenggaraan kegiatan lebih aman dan nyaman bagi masyarakat setempat tanpa mengganggu mobilitas kendaraan antarkabupaten di jalur Pantura.
Sementara itu, Camat Wongsorejo Mohammad Mahfud memastikan seluruh kepala desa telah memiliki komitmen yang sama untuk mendukung kebijakan tersebut.
Ia berharap langkah itu mampu menjaga kelancaran lalu lintas di wilayah Banyuwangi Utara selama peringatan HUT ke-81 RI, terutama karena jalur nasional Banyuwangi–Situbondo merupakan salah satu akses utama kendaraan logistik dan transportasi antardaerah.
Menurut Mahfud, Pemerintah Kecamatan Wongsorejo juga tidak akan menggelar kegiatan yang menggunakan badan jalan raya. Sebagai gantinya, peringatan Hari Kemerdekaan akan diisi dengan berbagai perlombaan yang dipusatkan di lokasi yang tidak mengganggu arus lalu lintas.
"Kecamatan juga tahun ini menggelar acara lomba-lomba saja, seperti senam dan lomba bola voli plastik, jadi tidak menggunakan jalan raya," pungkasnya. (fre/aif)
Editor : Ali Sodiqin