RADARBANYUWANGI.ID - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi memanfaatkan kegiatan Masa Taaruf Murid Madrasah (MATAMUDA) 2026 di MAN 2 Banyuwangi sebagai sarana edukasi pencegahan penyalahgunaan narkotika bagi ratusan siswa baru, Selasa (15/7/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk membangun kesadaran pelajar sejak awal memasuki lingkungan pendidikan agar mampu mengenali bahaya narkoba sekaligus menolak segala bentuk penyalahgunaannya.
Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol Rachmat Kurniawan, hadir langsung memimpin kegiatan sosialisasi. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa ancaman penyalahgunaan narkotika masih terus membayangi kalangan remaja sehingga penguatan edukasi sejak dini menjadi bagian penting dari upaya pencegahan.
Menurut Rachmat, narkotika bukan hanya menimbulkan konsekuensi hukum, tetapi juga berdampak serius terhadap kesehatan fisik dan mental. Penyalahgunaan narkoba bahkan dapat menghancurkan masa depan generasi muda apabila tidak diantisipasi sejak awal.
"Narkoba ini bukan sekadar masalah hukum, tetapi ancaman nyata yang bisa merusak kesehatan fisik dan mental kalian," tegasnya di hadapan para peserta MATAMUDA.
Ia menjelaskan, langkah pencegahan merupakan cara paling efektif untuk memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika. Karena itu, para pelajar diharapkan memiliki keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkoba serta selektif dalam memilih lingkungan pergaulan.
Rachmat menambahkan, menjauhi narkoba berarti menjaga peluang untuk terus berprestasi dan meraih cita-cita. Dengan menjaga diri dari penyalahgunaan narkotika, potensi yang dimiliki setiap siswa dapat berkembang secara optimal.
Selain memberikan pemahaman mengenai dampak buruk narkotika, BNNK Banyuwangi juga mengajak para siswa berperan sebagai agen pencegahan di lingkungan sekolah maupun keluarga. Edukasi sejak dini dinilai menjadi strategi penting dalam menciptakan generasi muda yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Melalui kegiatan tersebut, BNNK Banyuwangi berharap kesadaran para pelajar terhadap bahaya narkotika semakin meningkat. Dengan demikian, siswa diharapkan mampu menjadi benteng pertama dalam melindungi diri sendiri maupun lingkungan sekitar dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Editor : Lugas Rumpakaadi