Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Usai 5 Pengendara Terjatuh, Jalan Rusak di Sempu Banyuwangi Ditambal Darurat

Salis Ali Muhyidin • Selasa, 14 Juli 2026 | 06:43 WIB
Camat Sempu Mujito dan Kapolsek AKP Satrio turun ke lapangan menambal jalan berlubang di sebelah timur kantor Kecamatan Sempu, Senin (13/7). (Salis Ali/Radar Banyuwangi)
Camat Sempu Mujito dan Kapolsek AKP Satrio turun ke lapangan menambal jalan berlubang di sebelah timur kantor Kecamatan Sempu, Senin (13/7). (Salis Ali/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Respons cepat ditunjukkan Pemerintah Kecamatan Sempu bersama Polsek Sempu setelah jalan berlubang di wilayah Dusun Darungan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, menyebabkan serangkaian kecelakaan. Pada Senin (13/7), kedua instansi bersama warga bergotong royong menambal kerusakan jalan sebagai langkah darurat untuk mencegah bertambahnya korban.

Perbaikan difokuskan di ruas jalan sebelah timur Kantor Kecamatan Sempu, lokasi yang dalam dua hari terakhir menjadi titik rawan kecelakaan. Berdasarkan catatan di lapangan, sedikitnya lima pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal secara beruntun sejak Sabtu malam (11/7) hingga Minggu pagi (12/7).

Kerusakan jalan yang berupa lubang di beberapa titik diduga menjadi penyebab utama para pengendara kehilangan kendali, terutama saat melintas pada malam hari dengan kondisi penerangan yang terbatas.

Camat Sempu Mujito mengatakan, aksi gotong royong tersebut merupakan bentuk respons atas keluhan masyarakat sekaligus implementasi semangat "Tandang Bareng" yang diusung Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Dengan membawa material berupa semen, pasir, dan batu koral, puluhan personel dari Kecamatan Sempu, anggota Polsek Sempu, serta warga sekitar bekerja bersama menutup lubang-lubang di badan jalan agar lebih aman dilalui kendaraan.

"Ini merupakan langkah cepat agar masyarakat dapat melintas dengan lebih aman sambil menunggu perbaikan permanen dari pemerintah," ujarnya.

Arus Lalu Lintas Sempat Buka-Tutup

Selama proses penambalan berlangsung, arus lalu lintas di lokasi sempat diatur menggunakan sistem buka-tutup. Petugas kepolisian bergantian menghentikan kendaraan dari dua arah agar pekerjaan dapat dilakukan tanpa mengganggu keselamatan pengguna jalan.

Kapolsek Sempu AKP Satrio mengimbau masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor, agar tetap berhati-hati saat melintasi ruas jalan Tegalarum, terutama pada malam hari.

Menurutnya, meski lubang telah ditutup sementara, pengendara tetap diminta mengurangi kecepatan hingga proses pengaspalan permanen oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi selesai dilaksanakan.

"Arus lalu lintas di sekitar lokasi penambalan sempat diberlakukan sistem buka-tutup secara bergantian oleh petugas kami guna menghindari kemacetan dan memberikan ruang bagi petugas yang sedang menambal jalan," katanya.

Warga Berharap Perbaikan Permanen Segera Dilakukan

Penambalan darurat ini diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan yang sebelumnya berulang di lokasi tersebut. Meski demikian, masyarakat berharap perbaikan permanen berupa pengaspalan segera dilakukan agar kondisi jalan kembali nyaman dan aman bagi seluruh pengguna.

Langkah kolaboratif antara pemerintah kecamatan, kepolisian, dan warga menjadi bukti bahwa penanganan cepat terhadap infrastruktur yang membahayakan keselamatan dapat dilakukan melalui kerja sama, sembari menunggu realisasi perbaikan menyeluruh dari pemerintah daerah. (sas/aif)

Editor : Ali Sodiqin
Sempu Banyuwangi Jalan Berlubang tambal jalan polsek sempu Kecelakaan Motor