RADAR BANYUWANGI – Pengendara yang melintas di Jalan Nasional III wilayah Desa/Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, diminta meningkatkan kewaspadaan mulai Senin (14/7). Sebab, perbaikan salah satu jembatan di jalur utama penghubung Banyuwangi–Jember resmi dimulai, sehingga arus lalu lintas diberlakukan sistem buka tutup hingga 14 September 2026.
Rambu-rambu peringatan pekerjaan telah dipasang sejak Senin (13/7) di lokasi proyek yang berada di sisi selatan Kantor Desa dan Kecamatan Gambiran. Selama proses perbaikan berlangsung, kendaraan tidak dapat melintas secara normal karena sebagian badan jalan digunakan untuk pekerjaan konstruksi.
Kapolsek Gambiran AKP Dwi Mujianto mengatakan, rekayasa lalu lintas dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar proses pembangunan jembatan.
"Buka tutup jalan ini akan berlangsung selama dua bulan atau hingga pengerjaan selesai," ujarnya.
Ia mengimbau seluruh pengguna jalan mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan guna menghindari antrean panjang di sekitar lokasi pekerjaan.
Tiga Jalur Alternatif Disiapkan
Polisi bersama instansi terkait telah menyiapkan tiga jalur alternatif bagi kendaraan dari arah Jember maupun Kota Banyuwangi.
Alternatif pertama diperuntukkan bagi kendaraan dari arah Jember melalui Jalan Nasional III hingga Simpang Tiga Gambiran. Dari titik tersebut, kendaraan diarahkan berbelok ke kanan menuju Jalan Tegalsari sejauh sekitar 3 kilometer. Setelah mencapai persimpangan berikutnya, kendaraan berbelok ke kiri melalui Jalan Raya Yosomulyo sepanjang sekitar 2 kilometer sebelum kembali masuk ke Jalan Nasional III.
Sebaliknya, kendaraan dari arah Kota Banyuwangi dialihkan ke kiri menuju Jalan Raya Yosomulyo sejauh sekitar 2 kilometer. Selanjutnya kendaraan berbelok ke kanan menuju Jalan Tegalsari sekitar 3 kilometer sebelum kembali masuk ke Jalan Nasional III.
Alternatif kedua memanfaatkan ruas Jalan Gajah Mada Gentengkulon. Kendaraan dari arah Jember diarahkan lurus sekitar 2,5 kilometer hingga persimpangan, kemudian berbelok ke kanan menuju Jalan KH Ahmad Kholil sepanjang kurang lebih 3 kilometer hingga kembali ke Jalan Nasional III.
Sementara itu, kendaraan dari arah Banyuwangi melintas melalui Jalan KH Ahmad Kholil sekitar 3 kilometer, kemudian berbelok ke kiri menuju Jalan Gajah Mada Gentengkulon sepanjang sekitar 2,5 kilometer hingga kembali ke jalur nasional.
Alternatif ketiga diperuntukkan bagi pengguna jalan yang ingin menghindari kawasan Gambiran. Kendaraan dari arah Jember diarahkan melalui Jalan Gajah Mada menuju Jalan Hasanudin, kemudian melanjutkan perjalanan ke Jalan Kembiritan hingga sekitar 20 kilometer menuju pertigaan Rogojampi sebelum kembali ke jalur utama.
Sebaliknya, kendaraan dari arah Banyuwangi dapat melintas dari pertigaan Rogojampi menuju Jalan Kembiritan sekitar 20 kilometer, dilanjutkan ke Jalan Hasanudin Genteng, kemudian melalui Jalan Gajah Mada hingga kembali terhubung dengan Jalan Nasional III.
Pengguna Jalan Diminta Atur Waktu Perjalanan
AKP Dwi Mujianto mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan melalui jalur nasional Banyuwangi–Jember agar mengatur waktu keberangkatan lebih awal dan memilih jalur alternatif sesuai tujuan perjalanan.
Dengan rekayasa lalu lintas tersebut, diharapkan proses perbaikan jembatan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu mobilitas masyarakat secara signifikan. Pengguna jalan juga diminta tetap mengutamakan keselamatan, mengurangi kecepatan saat mendekati lokasi proyek, dan mematuhi seluruh arahan petugas di lapangan. (why/sgt)
Editor : Ali Sodiqin