Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Cegah Kesalahan Uji KIR, BPTD Kalibrasi Peralatan PKB Banyuwangi

Bagus Rio Rohman • Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:30 WIB
Tim Kalibrasi Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jatim melakukan kalibrasi timbangan di UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyuwangi, Kamis (9/7). (Wahyu for Radar Banyuwangi)
Tim Kalibrasi Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jatim melakukan kalibrasi timbangan di UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyuwangi, Kamis (9/7). (Wahyu for Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Seluruh peralatan Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) di UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyuwangi menjalani kalibrasi oleh Tim Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur, Kamis (9/7).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap alat uji bekerja akurat sehingga kendaraan yang dinyatakan lulus benar-benar memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

Kalibrasi menjadi tahapan wajib bagi seluruh peralatan yang digunakan dalam pelayanan uji berkala kendaraan bermotor atau uji KIR.

Melalui proses tersebut, hasil pengujian diharapkan tetap presisi, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin terjamin.

Petugas Kalibrasi BPTD Kelas II Jawa Timur Januarko Arif Rahman Hakim menjelaskan, kalibrasi bertujuan memastikan seluruh alat ukur yang digunakan dalam pengujian kendaraan memberikan hasil sesuai standar.

"Kalibrasi ini dilakukan untuk menjamin akurasi dan konsistensi alat ukur sehingga hasil pengujian kendaraan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan alat yang terkalibrasi, potensi kesalahan teknis dapat diminimalkan dan kualitas pelayanan pengujian kendaraan menjadi lebih baik," ujarnya.

Menurut Januarko, tingkat akurasi alat uji memiliki peran penting dalam menentukan apakah sebuah kendaraan layak beroperasi di jalan raya. Karena itu, seluruh peralatan wajib dikalibrasi secara berkala sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menambahkan, kalibrasi tidak hanya berkaitan dengan kualitas pelayanan pengujian kendaraan, tetapi juga menjadi salah satu persyaratan penting dalam proses akreditasi unit pelaksana pengujian kendaraan bermotor.

"Selain mendukung keselamatan lalu lintas, kalibrasi juga menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung proses akreditasi unit pelaksana pengujian kendaraan bermotor," katanya.

Melalui kalibrasi tersebut, pelayanan uji kendaraan di Kabupaten Banyuwangi diharapkan semakin optimal sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa kendaraan yang dinyatakan lulus benar-benar memenuhi standar keselamatan.

Januarko menegaskan, hasil pengukuran yang akurat akan menghasilkan penilaian teknis yang tepat terhadap kondisi kendaraan.

Dengan demikian, kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan dapat diketahui lebih dini sehingga potensi kecelakaan akibat faktor teknis dapat ditekan.

"Dengan menjalani akurasi timbangan, dapat menghasilkan kepastian nilai kendaraan, sehingga melalui kendaraan yang memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan dapat menekan angka kecelakaan," tegasnya.

Kalibrasi peralatan uji KIR menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan publik di bidang transportasi darat.

Selain menjaga kepercayaan masyarakat terhadap hasil uji kendaraan, langkah tersebut juga mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih aman melalui kendaraan yang benar-benar memenuhi standar teknis sebelum beroperasi di jalan raya. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Kalibrasi PKB #Kendaraan laik #BPTD Jatim #uji kir #dishub banyuwangi