Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Musim Penyu Bertelur, Belasan Tukik Ditemukan Mati di Pantai Grajagan Banyuwangi

Zamrozi Wahyu • Kamis, 9 Juli 2026 | 11:30 WIB
Belasan bangkai tukik yang ditengarai baru menetas ditemukan di Pantai Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Rabu (8/7). (Bagong for Radar Banyuwangi)
Belasan bangkai tukik yang ditengarai baru menetas ditemukan di Pantai Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Rabu (8/7). (Bagong for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Belasan bangkai tukik atau anak penyu ditemukan di kawasan Pantai Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Rabu (9/7). Sebanyak 16 tukik yang diduga baru menetas pada malam sebelumnya ditemukan sudah tidak bernyawa di sekitar sarangnya, memunculkan keprihatinan terhadap kelangsungan hidup satwa dilindungi tersebut.

Penemuan bangkai tukik itu terjadi di tengah musim penyu bertelur yang rutin berlangsung setiap musim kemarau, sekitar April hingga September. Pada periode tersebut, penyu dewasa kerap mendarat di pesisir Pantai Grajagan untuk bertelur sebelum kembali ke laut.

Salah seorang warga setempat, Agung Rohmat, mengaku menemukan sarang penyu yang telurnya telah menetas saat melintas di kawasan pantai pada pagi hari. Di sekitar lubang sarang masih terlihat pecahan cangkang telur yang mengindikasikan tukik baru saja keluar dari dalam pasir.

"Ada 16 bangkai anak penyu. Kalau dilihat dari kondisinya, kemungkinan anak penyu tersebut menetas tadi malam. Sebab, masih ada sisa-sisa pecahan telur di dekat belasan bangkai anak penyu tersebut. Bangkai penyu tersebut langsung saya kubur," ujarnya.

Pria yang akrab disapa Bagong itu mengatakan, fenomena penyu bertelur di Pantai Grajagan bukan hal baru. Hampir setiap musim kemarau, kawasan tersebut menjadi lokasi pendaratan penyu untuk meletakkan telur.

Namun, menurutnya, hingga kini belum tersedia fasilitas penangkaran atau tempat konservasi khusus di sekitar Pantai Grajagan. Kondisi itu membuat telur penyu yang berada di sarang alami rentan diambil oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Karena tidak ada tempat penangkaran, telur penyu sering diambil orang yang tidak bertanggung jawab. Tidak jarang pula anak penyu yang baru menetas ditemukan mati," katanya.

Pengelola Pantai Grajagan, Suyono, membenarkan bahwa kawasan pantai tersebut memang menjadi habitat penyu bertelur saat musim kemarau.

"Iya, memang sering ada penyu yang bertelur di area pantai," ujarnya.

Temuan belasan bangkai tukik tersebut kembali menjadi pengingat pentingnya upaya perlindungan habitat penyu di Pantai Grajagan. Selain pengawasan terhadap sarang alami, keberadaan fasilitas konservasi dinilai dapat meningkatkan peluang hidup tukik hingga akhirnya kembali ke laut sebagai bagian dari siklus kehidupan satwa langka tersebut. (why/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#bangkai tukik #penyu Banyuwangi #musim penyu #sarang penyu #pantai grajagan