Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Berantas Narkoba Tak Cukup Penindakan, BNNK dan Lapas Perkuat Pembinaan Napi

Bagus Rio Rohman • Senin, 6 Juli 2026 | 12:30 WIB
Solichin dan jajaran bersama Kepala BNNK Banyuwangi Kombespol Rachmat Kurniawan meninjau berbagai sudut Lapas Banyuwangi beberapa hari lalu. (BNNK for Radar Banyuwangi)
Solichin dan jajaran bersama Kepala BNNK Banyuwangi Kombespol Rachmat Kurniawan meninjau berbagai sudut Lapas Banyuwangi beberapa hari lalu. (BNNK for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Upaya memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di lingkungan lembaga pemasyarakatan terus diperkuat. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi bersama Lapas Kelas IIA Banyuwangi menegaskan komitmen mempererat sinergi dalam pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN), sekaligus memperkuat program rehabilitasi dan pembinaan bagi warga binaan.

Komitmen tersebut mengemuka saat Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol Rachmat Kurniawan, melakukan kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIA Banyuwangi beberapa waktu lalu. Kunjungan itu disambut langsung oleh Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, bersama jajaran pejabat struktural.

Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi yang selama ini telah terjalin antara kedua instansi dalam upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Kepala Lapas Banyuwangi Solichin menegaskan, pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada pihak lapas. Menurutnya, dibutuhkan kerja sama lintas sektor agar langkah pencegahan maupun penindakan dapat berjalan lebih efektif.

"Kami terus memperkuat sinergi dengan BNNK untuk memastikan Lapas Banyuwangi tetap bersih dari narkoba," katanya.

Perkuat Program P4GN dan Rehabilitasi

Sementara itu, Kepala BNNK Banyuwangi Kombes Pol Rachmat Kurniawan menyatakan pihaknya siap mendukung berbagai program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan Lapas Banyuwangi.

Dukungan tersebut tidak hanya mencakup penguatan langkah pencegahan dan pengawasan, tetapi juga pelaksanaan program rehabilitasi bagi warga binaan yang membutuhkan pendampingan.

"Sinergi ini akan terus kami tingkatkan untuk mewujudkan Banyuwangi yang bersih dari narkoba," ungkapnya.

Penindakan Saja Dinilai Belum Cukup

Rachmat menilai, penegakan hukum saja tidak cukup untuk memutus mata rantai peredaran narkotika. Berdasarkan pengalaman di lapangan, masih ada mantan narapidana yang kembali terjerumus ke dalam jaringan peredaran narkoba setelah menjalani masa hukuman.

Karena itu, menurutnya, pendekatan pembinaan dan rehabilitasi harus menjadi bagian penting dalam strategi pemberantasan narkotika.

"Karena itu, yang kita perlukan bukan hanya penindakan melainkan pencegahan serta pembinaan untuk para napi agar terhindar dari peredaran narkotika kembali," tegasnya.

Sinergi antara BNNK Banyuwangi dan Lapas Kelas IIA Banyuwangi diharapkan mampu memperkuat sistem pengawasan, meningkatkan efektivitas program rehabilitasi, serta membangun kesadaran warga binaan agar tidak kembali terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika setelah bebas. Langkah kolaboratif tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan Banyuwangi yang semakin bersih dari ancaman narkoba. (rio/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#pemberantasan narkoba #rehabilitasi napi #BNNK Banyuwangi #P4GN #lapas banyuwangi