RADARBANYUWANGI.ID – Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti Lapangan Upacara Polresta Banyuwangi, Selasa pagi (30/6). Sebanyak 103 personel Polresta Banyuwangi resmi menyandang pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Periode 1 Juli 2026. Momen sakral itu semakin bermakna ketika Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. menyiramkan air kembang kepada setiap personel sebagai simbol penghormatan, penyucian diri, dan amanah baru dalam menjalankan tugas.
Upacara kenaikan pangkat juga mencakup PNS Polri Periode 1 Februari 2026. Prosesi dipimpin langsung oleh Kapolresta Banyuwangi dan dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Kota Banyuwangi, Ny. Sari Rofiq, jajaran pengurus Bhayangkari, serta keluarga personel yang memperoleh kenaikan pangkat.
Kehadiran istri, suami, anak, dan keluarga di tengah lapangan upacara menghadirkan suasana emosional. Dukungan keluarga menjadi simbol bahwa keberhasilan seorang anggota Polri tidak lepas dari doa dan pengorbanan orang-orang terdekat.
Sebanyak 103 personel yang memperoleh kenaikan pangkat terdiri atas:
-
AKP menjadi Kompol: 2 personel (melaksanakan upacara di Mapolda Jawa Timur)
-
Iptu menjadi AKP: 2 personel (termasuk AKP Famda yang mengikuti upacara di Mapolda Jawa Timur)
-
Aipda menjadi Aiptu: 40 personel
-
Bripka menjadi Aipda: 34 personel
-
Brigpol menjadi Bripka: 1 personel
-
Briptu menjadi Brigpol: 12 personel
-
Bripda menjadi Briptu: 11 personel
-
PNS Polri Pengatur menjadi Pengatur: 1 personel
Salah satu prosesi yang paling menyentuh adalah tradisi siraman air kembang. Satu per satu personel yang naik pangkat menerima siraman dari Kapolresta Rofiq.
Tradisi tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi mengandung makna penghargaan atas dedikasi dan prestasi kerja yang telah ditunjukkan para personel selama bertugas.
Selain itu, air kembang juga menjadi simbol penyucian diri agar setiap anggota senantiasa menjaga integritas, moral, serta menjauhkan diri dari segala bentuk penyimpangan dalam mengemban amanah dengan pangkat yang baru.
Dalam amanatnya, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan atas kinerja, sekaligus tanggung jawab yang semakin besar kepada masyarakat.
"Kenaikan pangkat ini adalah berkat dedikasi rekan-rekan sekalian, namun jangan pernah lupa, di dalam setiap pangkat yang naik, ada tetesan keringat dan doa yang tidak pernah putus dari suami, istri, dan anak-anak kalian di rumah. Jadikan ini motivasi untuk melayani masyarakat dengan lebih tulus dan profesional," tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa pangkat bukan sekadar simbol kehormatan yang melekat di pundak, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Usai prosesi utama, Kapolresta bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kota Banyuwangi, Ny. Sari Rofiq, memberikan ucapan selamat secara langsung kepada seluruh personel beserta pasangan mereka.
Momen tersebut dipenuhi senyum kebahagiaan yang berpadu dengan tangis haru para istri dan suami yang selama ini mendampingi perjalanan karier anggota Polri.
Atmosfer kekeluargaan yang terasa hangat menjadi penutup rangkaian upacara kenaikan pangkat, sekaligus pengingat bahwa keberhasilan seorang anggota Polri lahir dari dedikasi pribadi, dukungan keluarga, dan komitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (rio/aif)
Editor : Ali Sodiqin