Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

HUT Bhayangkara ke-80, Sinergi Polresta dan Pemkab Banyuwangi Wujudkan Kota Ramah Anak

Bagus Rio Rohman • Kamis, 2 Juli 2026 | 07:30 WIB
Polisi cilik (pocil) dari MI Islamiyah Rogojampi menampilkan atraksi yang mencerminkan semangat tertib berlalu lintas, Rabu (1/7). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Polisi cilik (pocil) dari MI Islamiyah Rogojampi menampilkan atraksi yang mencerminkan semangat tertib berlalu lintas, Rabu (1/7). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara menjadi momentum bagi Polresta Banyuwangi untuk mempertegas komitmen membangun daerah yang aman, kondusif, sekaligus ramah bagi tumbuh kembang anak. Bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, TNI, dan berbagai pemangku kepentingan, Polresta menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Semangat "Polri untuk Masyarakat" tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan keamanan, tetapi juga lewat berbagai program pembinaan generasi muda yang diharapkan menjadi fondasi pembangunan Banyuwangi di masa depan.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa kepolisian ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui berbagai langkah yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas generasi muda.

Menurutnya, mewujudkan Banyuwangi sebagai Kota Ramah Anak merupakan salah satu strategi penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung lahirnya sumber daya manusia berkualitas.

"Polri untuk masyarakat diharapkan dapat merajut peradaban bersama masyarakat dan berangkatnya dari mencetak generasi muda yang lebih baik," tegas Kombes Pol Rofiq.

Sebagai bentuk implementasi, Polresta Banyuwangi terus mendorong anak-anak dan remaja untuk aktif dalam berbagai kegiatan positif yang mampu membangun karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.

Program tersebut diwujudkan melalui pembinaan pelopor keselamatan berlalu lintas, duta antinarkoba, dai cilik, hingga berbagai perlombaan yang melibatkan generasi muda.

"Melalui aneka lomba seperti Satkamling, dai, dan pelopor lalu lintas, kita pacu anak-anak muda untuk mengukir prestasi regional hingga nasional. Kita siapkan mereka menjadi bibit menuju Generasi Emas," ujarnya.

Kapolresta menilai, pembentukan karakter sejak dini merupakan investasi jangka panjang untuk menghadapi tantangan pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi kontribusi Polresta Banyuwangi yang selama ini dinilai konsisten menjaga keamanan sekaligus mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Menurut Ipuk, kehadiran kepolisian tidak hanya berperan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi kemajuan Banyuwangi.

"Semoga ke depan kita bisa terus berkolaborasi, bersinergi, untuk melayani masyarakat, meningkatkan capaian kinerja dan tentunya yang lebih penting adalah bagaimana kondusivitas wilayah kita jaga bersama-sama," ujarnya.

Momentum HUT Bhayangkara ke-80 pun menjadi simbol semakin eratnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada keamanan, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dengan komitmen bersama itu, Banyuwangi menargetkan terciptanya lingkungan yang semakin aman, inklusif, dan ramah anak, sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat, berkarakter, berprestasi, dan siap menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia 2045. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Kota Ramah Anak #Generasi Emas #polresta banyuwangi #HUT Bhayangkara #Ipuk Fiestiandani