Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pengurus Baru LKNU Banyuwangi Resmi Dilantik, Siap Wujudkan Zona Hijau Kesehatan

Syaifuddin Mahmud • Selasa, 30 Juni 2026 | 14:33 WIB
LKNU PCNU Banyuwangi resmi dikukuhkan. Pengurus baru mengusung Zona Hijau Kesehatan untuk memperkuat layanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. (Syaifudin Mahmud/Radar Banyuwangi)
LKNU PCNU Banyuwangi resmi dikukuhkan. Pengurus baru mengusung Zona Hijau Kesehatan untuk memperkuat layanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. (Syaifudin Mahmud/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) PCNU Banyuwangi resmi mengukuhkan kepengurusan masa khidmat terbaru pada Selasa (30/6/2026) di Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Banyuwangi. Pengukuhan ini menjadi momentum memperkuat peran organisasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan berbasis kemaslahatan umat melalui gerakan Zona Hijau Kesehatan dan semangat Patriot Muda Kesehatan.

Prosesi pengukuhan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan oleh Sekretaris PCNU Banyuwangi H. Moh. Bisri Musthofa, kemudian dilanjutkan baiat yang dipimpin Wakil Ketua PCNU Banyuwangi H. Guntur Albadri.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PCNU Banyuwangi H. Achmad Turmudzi, Ketua LKNU PCNU Banyuwangi dr. Sabit Purnomo, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi Faiz Fadholi, jajaran pengurus PCNU, direktur rumah sakit, tenaga kesehatan, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam pemaparannya, Ketua LKNU PCNU Banyuwangi dr. Sabit Purnomo memperkenalkan visi besar organisasi melalui slogan "LKNU JOS!!!" sebagai semangat membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Ia menjelaskan sejumlah program prioritas yang akan menjadi fokus kepengurusan baru, mulai dari penguatan kader kesehatan Nahdlatul Ulama, edukasi kesehatan berbasis komunitas, aksi sosial kesehatan, hingga pembentukan Zona Hijau Kesehatan sebagai gerakan bersama untuk menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan produktif.

"Zona Hijau Kesehatan bukan hanya program organisasi, tetapi gerakan kolektif yang mengajak seluruh elemen masyarakat membangun budaya hidup sehat secara berkelanjutan," ujarnya.

Banyuwangi Miliki 13 Rumah Sakit dan 170 Klinik

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, Faiz Fadholi, memaparkan perkembangan layanan kesehatan di Banyuwangi.

Menurutnya, daerah dengan jumlah penduduk sekitar 1,7 juta jiwa tersebut kini didukung 13 rumah sakit, terdiri atas 11 rumah sakit swasta dan dua rumah sakit pemerintah, yakni RSUD Blambangan bertipe B serta RSUD Genteng bertipe C.

LKNU Banyuwangi luncurkan gerakan Patriot Muda Kesehatan untuk masyarakat Banyuwangi. (Syaifuddin Mahmud/Radar Banyuwangi)
LKNU Banyuwangi luncurkan gerakan Patriot Muda Kesehatan untuk masyarakat Banyuwangi. (Syaifuddin Mahmud/Radar Banyuwangi)

Di samping itu, RS Nahdlatul Ulama Banyuwangi juga telah berkembang menjadi rumah sakit tipe C yang ikut memperkuat akses pelayanan kesehatan masyarakat.

Tidak hanya rumah sakit, Banyuwangi juga memiliki sekitar 170 klinik kesehatan yang tersebar di berbagai kecamatan.

Meski demikian, Faiz mengungkapkan masih terdapat sekitar 200 ribu warga yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Kondisi tersebut menjadi tantangan bersama agar seluruh masyarakat memperoleh jaminan pelayanan kesehatan yang merata.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, lanjutnya, juga tengah mengembangkan konsep Health Tourism Centre, yakni integrasi layanan kesehatan dengan potensi sektor pariwisata daerah guna meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus daya saing Banyuwangi.

Namun, tantangan lain masih dihadapi, yakni keterbatasan jumlah dokter spesialis. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, fasilitas kesehatan, organisasi profesi, hingga LKNU untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Banyuwangi.

LKNU Didorong Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Sementara itu, Ketua PCNU Banyuwangi H. Achmad Turmudzi menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan bagian penting dari khidmah Nahdlatul Ulama kepada masyarakat.

Menurutnya, kehadiran LKNU tidak hanya berperan dalam pelayanan kuratif atau pengobatan, tetapi juga harus memperkuat upaya promotif dan preventif melalui edukasi serta pemberdayaan masyarakat.

"Dengan semangat kolaborasi, LKNU harus menjadi mitra strategis pemerintah dan seluruh elemen kesehatan dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat," tegasnya.

Pengukuhan kepengurusan baru ini sekaligus menjadi titik awal penguatan jejaring pelayanan kesehatan berbasis nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah. Melalui semangat Patriot Muda Kesehatan, LKNU PCNU Banyuwangi menargetkan lahirnya gerakan kesehatan yang lebih masif, kolaboratif, dan mampu mewujudkan masyarakat Banyuwangi yang sehat, mandiri, serta sejahtera. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#LKNU Banyuwangi #Zona Hijau #Patriot Muda #layanan kesehatan #pcnu banyuwangi