RADARBANYUWANGI.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Gentengwetan, Kecamatan Genteng, memperkuat langkah menjaga ketahanan pangan sekaligus menggerakkan ekonomi desa dengan menggandeng Polsek Genteng untuk memberikan pendampingan langsung kepada peternak ayam ras di Dusun Resomulyo. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang aman, produktif, dan berkelanjutan.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat desa. Selain memastikan usaha peternakan tetap berjalan, pendampingan juga bertujuan memberikan rasa aman serta membantu peternak menghadapi berbagai persoalan yang muncul di lapangan.
Dalam kegiatan itu, unsur tiga pilar yang terdiri atas Pemerintah Desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa turun langsung menemui para peternak. Pendekatan jemput bola tersebut dilakukan agar komunikasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan pelaku usaha semakin efektif.
Kepala Desa Gentengwetan H. Sukri mengatakan sektor peternakan ayam ras merupakan salah satu penopang utama ketersediaan protein hewani bagi masyarakat. Karena itu, menurutnya, para peternak membutuhkan dukungan agar mampu menjalankan usaha secara berkelanjutan.
"Kami ingin memastikan para peternak di Dusun Resomulyo memiliki ekosistem usaha yang kondusif. Melalui sinergi dengan pihak kepolisian, kita tidak hanya memberikan rasa aman dari sisi kamtibmas, tetapi juga ikut mengawal aspek kelancaran distribusi hingga pemenuhan standar lingkungan," ujarnya.
Menurut Sukri, pendampingan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah desa dalam mendukung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah pusat.
Ia menilai ketahanan pangan nasional tidak akan terwujud tanpa fondasi yang kuat di tingkat desa. Karena itu, keberlangsungan usaha peternak menjadi perhatian bersama.
"Urusan pangan ini adalah urusan perut rakyat yang tidak bisa ditunda. Kebutuhan daging ayam potong di wilayah Genteng dan sekitarnya sangat tinggi. Kalau peternak kita mandek karena masalah teknis atau sosial, yang rugi masyarakat luas. Makanya, pemdes dan kepolisian hadir sebagai problem solver," tegasnya.
Selain memberikan pendampingan usaha, tim juga mengedukasi peternak mengenai pengelolaan limbah agar aktivitas peternakan tetap ramah lingkungan dan tidak menimbulkan persoalan dengan masyarakat sekitar.
"Kami juga mengimbau agar peternak menjaga kebersihan lingkungan sehingga tidak menimbulkan masalah dengan warga," tambah Sukri.
Tak hanya itu, peternak juga diberikan akses koordinasi yang lebih cepat apabila menghadapi persoalan keamanan maupun kendala administrasi dan perizinan.
Pemdes Gentengwetan berharap sinergi yang dibangun bersama Polsek Genteng dapat menjadikan Dusun Resomulyo sebagai kawasan peternakan ayam potong percontohan di Kecamatan Genteng.
Dengan dukungan pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat, kawasan tersebut diproyeksikan mampu menjadi salah satu sentra pasokan ayam potong yang produktif, aman, sekaligus berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan di Banyuwangi. (sas/sgt)
Editor : Ali Sodiqin