RADARBANYUWANGI.ID – Ada suasana berbeda dalam agenda Sowan yang digelar Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur, dr. Agung Mulyono, di Kabupaten Banyuwangi. Selain menjadi wadah menyerap aspirasi masyarakat, kegiatan tersebut juga menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang disambut antusias ratusan warga.
Sejak pagi, masyarakat telah memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan yang disiapkan tim medis. Layanan tersebut menjadi nilai tambah dalam agenda Sowan yang selama ini identik dengan silaturahmi dan dialog bersama masyarakat.
"Biasanya Sowan identik dengan silaturahmi dan mendengar keluhan masyarakat. Kali ini kami ingin masyarakat juga pulang membawa manfaat langsung melalui layanan kesehatan gratis," ujar dr. Agung Mulyono, Jumat (26/6/2026).
Program tersebut merupakan bentuk dukungan Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur terhadap program Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan sektor kesehatan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional.
Bendahara DPD Partai Demokrat Jawa Timur itu menjelaskan, kegiatan digelar di empat titik, masing-masing dua lokasi di Kecamatan Gambiran dan dua lokasi di Kecamatan Purwoharjo. Setiap lokasi diikuti sekitar 110 peserta sehingga lebih dari 440 warga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Pemeriksaan yang diberikan meliputi pengecekan tekanan darah, denyut nadi, serta pemeriksaan laboratorium sederhana berupa gula darah, kolesterol, dan asam urat.
Menurut dr. Agung, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah penting untuk mendeteksi berbagai penyakit sejak dini. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, masyarakat memiliki peluang lebih besar melakukan pencegahan maupun memperoleh penanganan sebelum penyakit berkembang lebih serius.
"Kami ingin kegiatan Sowan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain berdialog dan menyerap aspirasi, kami menghadirkan bonus Cek Kesehatan Gratis sebagai bentuk dukungan terhadap program Presiden Prabowo. Harapannya masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan dan dapat melakukan deteksi dini terhadap berbagai penyakit," tegasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak takut menjalani pemeriksaan kesehatan. Menurutnya, mengetahui kondisi tubuh sejak dini justru menjadi langkah penting untuk mencegah risiko penyakit yang lebih berat.
"Jangan takut untuk melakukan cek kesehatan. Justru dengan mengetahui kondisi tubuh sejak dini, kita bisa segera mengambil langkah pencegahan maupun pengobatan apabila ditemukan faktor risiko atau penyakit tertentu. Lebih baik mengetahui lebih awal daripada terlambat menanganinya," katanya.
Antusiasme masyarakat terlihat di seluruh lokasi kegiatan. Banyak peserta datang lebih awal agar tidak melewatkan rangkaian pemeriksaan yang disediakan.
Salah seorang peserta, Delmi, mengaku terbantu dengan adanya layanan tersebut. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan gratis memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya tanpa harus mengeluarkan biaya.
"Terima kasih kepada dr. Agung Mulyono dan seluruh tim yang telah memberikan pelayanan kesehatan gratis. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami bisa mengetahui kondisi kesehatan tanpa harus mengeluarkan biaya," ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan Rusdi dan Heru. Keduanya berharap kegiatan seperti itu dapat dilaksanakan secara berkala karena dinilai memberikan manfaat nyata sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan.
Bagi dr. Agung, kehadiran wakil rakyat tidak cukup hanya mendengarkan aspirasi masyarakat, tetapi juga harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung.
Karena itu, ia memastikan agenda Sowan akan terus dipadukan dengan berbagai program sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk pelayanan kesehatan gratis.
"Politik sejatinya menghadirkan solusi. Ketika masyarakat pulang bukan hanya membawa harapan, tetapi juga mengetahui kondisi kesehatannya, di situlah kami merasa Sowan memiliki makna yang lebih besar," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Cicik Swi Antika, SKM, M.Kes, mengajak masyarakat membiasakan deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan berkala. Menurutnya, langkah tersebut penting agar berbagai penyakit dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganannya menjadi lebih optimal.
Dalam kesempatan yang sama, Cicik juga memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA). Ia mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, mengenali berbagai jenis NAPZA dan menghindari penyalahgunaannya.
Ia berharap edukasi mengenai deteksi dini penyakit serta pencegahan penyalahgunaan NAPZA terus diperluas sehingga masyarakat memiliki literasi kesehatan yang semakin baik. Dengan demikian, masyarakat diharapkan mampu menerapkan pola hidup sehat sekaligus meminimalkan risiko penyakit maupun penyalahgunaan zat adiktif.
Editor : Lugas Rumpakaadi