Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Hujan Lebat Picu Banjir di Rogojampi Banyuwangi, Puluhan Rumah Sempat Terendam

Zamrozi Wahyu • Selasa, 23 Juni 2026 | 09:01 WIB
BAHU-MEMBAHU: Gabungan perwakilan Forpimka Rogojampi bersama warga mengangkat kayu yang sempat menyumbat aliran sungai di Desa/Kecamatan Rogojampi Senin (22/6). (Satrio for Radar Banyuwangi)
BAHU-MEMBAHU: Gabungan perwakilan Forpimka Rogojampi bersama warga mengangkat kayu yang sempat menyumbat aliran sungai di Desa/Kecamatan Rogojampi Senin (22/6). (Satrio for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Hujan deras yang mengguyur Banyuwangi sejak Minggu malam (21/6) memicu banjir di Kecamatan Rogojampi. Sebanyak 52 rumah warga di tiga dusun sempat tergenang setelah aliran sungai tersumbat kayu gelondongan yang terbawa arus hingga menyebabkan air meluap ke permukiman.

Banjir mulai terjadi sekitar pukul 01.00 dini hari kemarin (22/6). Luapan air pertama kali merendam rumah-rumah warga di Dusun Maduran dan Dusun Prejengan, Desa Rogojampi. Tak lama berselang, air juga menggenangi permukiman warga di Dusun Krajan yang berada di bagian hilir sungai.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Rogojampi, Satrio, mengatakan hujan deras mengguyur wilayahnya sejak Minggu sekitar pukul 19.00 hingga Senin dini hari. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan debit sungai meningkat drastis.

Namun, banjir tidak semata-mata disebabkan tingginya debit air. Aliran sungai tersumbat oleh kayu gelondongan yang hanyut terbawa arus, sehingga air tidak dapat mengalir dengan lancar dan akhirnya meluap ke kawasan permukiman.

"Sekitar pukul 01.00 aliran sungai yang berada di Dusun Maduran dan Dusun Prejengan meluap," ujar Satrio.

Akibatnya, sebanyak 37 rumah warga di Dusun Maduran dan Dusun Prejengan terendam banjir. Beruntung, luapan air tidak sampai menyebabkan kerusakan yang berarti pada bangunan rumah maupun fasilitas warga.

Meski demikian, warga sempat dibuat waswas karena air terus menggenang hingga beberapa jam. Kondisi baru berangsur normal setelah debit air menurun dan genangan mulai surut sekitar pukul 06.00.

Satrio menjelaskan, begitu menerima laporan adanya banjir, Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Rogojampi langsung bergerak cepat menuju lokasi. Bersama warga, mereka melakukan evakuasi kayu gelondongan yang menyumbat aliran sungai agar air bisa kembali mengalir normal.

"Juga kerja bakti bersih-bersih lingkungan," katanya.

Selain di Dusun Maduran dan Dusun Prejengan, banjir juga merendam 15 rumah warga di Dusun Krajan, Desa Rogojampi. Wilayah tersebut terdampak karena berada di bagian hilir sungai, tepatnya di sekitar kawasan dekat Kantor Desa Rogojampi.

Setelah dilakukan pendataan, pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi segera menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.

"Usai dilakukan pendataan, BPBD Banyuwangi juga langsung menyalurkan bantuan ke rumah warga yang terdampak banjir," ungkapnya.

Meski air telah surut, pemerintah kecamatan mengimbau warga tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Pembersihan aliran sungai dan lingkungan sekitar juga terus dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang saat hujan deras mengguyur wilayah Rogojampi. (why/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#sungai meluap #Banjir Rogojampi #bpbd banyuwangi #rumah terendam #hujan deras