RADARBANYUWANGI.ID – Semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama kembali ditunjukkan Polresta Banyuwangi. Dalam momentum Hari Raya Galungan dan Kuningan, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr Rofiq Ripto Himawan hadir langsung di tengah umat Hindu yang melaksanakan persembahyangan di Pura Jagat Girinatha, Kelurahan Penganjuran, Banyuwangi, Rabu (17/6).
Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polresta Banyuwangi itu bukan sekadar kunjungan seremonial. Lebih dari itu, menjadi simbol komitmen Polri dalam menjaga keamanan sekaligus mempererat hubungan harmonis dengan seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama, suku, maupun budaya.
Suasana khidmat terasa sejak awal prosesi persembahyangan. Puluhan umat Hindu atau umat sedharma memadati area pura untuk mengikuti rangkaian ibadah yang dipimpin para pemuka agama Hindu.
Rangkaian persembahyangan diawali dengan menghaturkan banten atau sesajen sebagai bentuk persembahan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Setelah itu, umat mengikuti pembacaan sloka, Puja Trisandya, hingga Panca Sembah yang menjadi bagian penting dalam ritual Hari Raya Galungan dan Kuningan.
Kapolresta Banyuwangi bersama jajaran turut menyaksikan jalannya persembahyangan dengan penuh penghormatan. Kehadirannya disambut hangat para tokoh agama dan umat Hindu yang sedang menjalankan ibadah.
Dalam sambutannya, Kapolresta Banyuwangi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan kepada seluruh umat Hindu di Banyuwangi. Dia berharap momentum suci tersebut membawa kebahagiaan lahir dan batin serta semakin memperkuat nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat.
"Kami hadir untuk membersamai umat Hindu dalam menjalankan ibadah Hari Raya Galungan dan Kuningan. Polresta Banyuwangi berkomitmen memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh kekhidmatan," ujarnya.
Tak hanya hadir dalam kegiatan keagamaan, Kapolresta juga menyerahkan bantuan berupa peralatan kebersihan serta nasi kotak yang dapat dinikmati bersama keluarga di rumah. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat sekaligus dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan.
Hari Raya Galungan dan Kuningan sendiri merupakan momentum yang sangat sakral bagi umat Hindu. Perayaan ini dimaknai sebagai kemenangan Dharma atau kebenaran melawan Adharma atau kejahatan. Selain itu, Galungan dan Kuningan juga menjadi ungkapan rasa syukur atas karunia Tuhan Yang Maha Esa serta penghormatan kepada para leluhur.
Di Banyuwangi, perayaan Galungan dan Kuningan selalu berlangsung meriah namun tetap khidmat. Ribuan umat Hindu yang tersebar di berbagai wilayah menjalankan persembahyangan di pura-pura dengan penuh suka cita.
Kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam berbagai kegiatan keagamaan diharapkan semakin memperkuat persatuan, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Banyuwangi.
Melalui pendekatan yang humanis dan inklusif, Polresta Banyuwangi ingin memastikan bahwa setiap warga dapat menjalankan keyakinannya dengan tenang serta merasakan kehadiran negara dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman. (aif)
Editor : Ali Sodiqin