Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Konvoi Menuju Bangorejo Batal, Gerombolan Pemuda Ricuh di Cluring

Zamrozi Wahyu • Rabu, 17 Juni 2026 | 07:00 WIB
MERESAHKAN WARGA: Gerombolan pemuda diberi pembinaan khusus di Mapolsek Cluring pada Minggu (14/6). (Putu Ardana for Radar Banyuwangi)
MERESAHKAN WARGA: Gerombolan pemuda diberi pembinaan khusus di Mapolsek Cluring pada Minggu (14/6). (Putu Ardana for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Aksi konvoi yang dilakukan sekelompok pemuda di Kecamatan Cluring, Banyuwangi, berakhir ricuh dan memicu keresahan warga. Polisi turun tangan membubarkan kerumunan serta mengamankan sejumlah peserta untuk menjalani pembinaan setelah terjadi keributan di depan Kantor Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Minggu (15/6).

Peristiwa tersebut bermula ketika rombongan pemuda bergerak dari arah selatan menuju wilayah Cluring. Alih-alih melanjutkan perjalanan, iring-iringan kendaraan yang melintas di jalan raya justru memicu gangguan ketertiban dan membuat pengguna jalan maupun warga sekitar merasa tidak nyaman.

Kapolsek Cluring AKP Putu Ardana menjelaskan, konvoi yang dilakukan gerombolan pemuda tersebut berlangsung di jalan umum dan sempat mengganggu aktivitas masyarakat.

“Konvoi di jalan raya yang mengakibatkan warga sekitar dan pengguna jalan merasa terganggu sehingga terjadi tawuran,” ujarnya, Selasa (17/6).

Situasi yang memanas membuat aparat kepolisian segera mendatangi lokasi untuk mengendalikan keadaan. Petugas melakukan pembubaran massa sekaligus mengamankan beberapa pemuda yang diduga terlibat dalam keributan tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui rombongan pemuda itu sebenarnya hendak menghadiri sebuah kegiatan di Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo. Namun, agenda yang akan mereka datangi ternyata telah dibatalkan.

Pembatalan kegiatan tersebut diduga membuat rombongan memilih berkonvoi tanpa tujuan yang jelas di sejumlah ruas jalan. Dalam perjalanan itulah terjadi gesekan yang berujung kericuhan di wilayah Cluring.

“Saat diinterogasi, mereka mengaku hendak menghadiri kegiatan di Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo. Karena acara dibatalkan, mereka kemudian melakukan konvoi di sepanjang jalan hingga akhirnya terjadi keributan di Cluring,” terang AKP Putu.

Jalani Pembinaan Khusus

Setelah diamankan ke Mapolsek Cluring, para pemuda tersebut dimintai keterangan terkait kronologi kejadian. Polisi juga memberikan pembinaan khusus sebagai langkah preventif agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Tak hanya itu, orang tua masing-masing peserta juga dipanggil untuk mengetahui keterlibatan anak mereka dalam peristiwa tersebut. Para pemuda kemudian diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Di Polsek Cluring mereka dimintai keterangan sekaligus diberikan pembinaan khusus. Orang tua juga dipanggil dan dibuatkan surat pernyataan. Setelah itu situasi kembali aman dan kondusif,” tegasnya.

Polisi Ingatkan Bahaya Konvoi Liar

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aktivitas konvoi tanpa pengawasan dan tujuan yang jelas berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, bahkan memicu konflik di tengah masyarakat.

Polsek Cluring mengimbau para pemuda agar lebih bijak dalam mengekspresikan kebersamaan serta menghindari kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum maupun keselamatan pengguna jalan lainnya.

Berkat respons cepat aparat kepolisian, situasi di sekitar Kantor Kecamatan Cluring berhasil dikendalikan dan tidak berkembang menjadi kericuhan yang lebih besar. Hingga saat ini, kondisi wilayah kembali normal dan aktivitas masyarakat berlangsung seperti biasa. (why)

Editor : Ali Sodiqin
#Konvoi pemuda #Tawuran Cluring #Pemuda diamankan #Polsek Cluring #banyuwangi