Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kabar Duka, Mantan Anggota DPRD Banyuwangi Khusnan Abadi Meninggal Dunia

Ali Sodiqin • Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39 WIB
Khusnan Abadi tutup usia, Banyuwangi kehilangan politikus PKB dan mantan wartawan. (LKKNU)
Khusnan Abadi tutup usia, Banyuwangi kehilangan politikus PKB dan mantan wartawan. (LKKNU)

RADARBANYUWANGI.ID – Kabar duka menyelimuti dunia politik dan jurnalistik Banyuwangi. Khusnan Abadi, mantan anggota DPRD Banyuwangi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus mantan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (12/6) petang.

Informasi wafatnya Khusnan Abadi beredar luas melalui berbagai grup WhatsApp sekitar pukul 18.00 WIB. Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai kalangan, mulai tokoh politik, aktivis, hingga rekan-rekan jurnalis yang pernah mengenalnya.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Bapak Khusnan Abadi, mantan anggota DPRD Banyuwangi, Sekretaris DPC PKB Banyuwangi, dan mantan wartawan Radar Banyuwangi tutup usia," demikian bunyi pesan yang beredar di sejumlah grup percakapan.

Kepergian Khusnan menjadi kehilangan tersendiri bagi Banyuwangi. Sosoknya dikenal memiliki rekam jejak panjang di dunia politik sekaligus media massa. Sebelum aktif sebagai politisi, ia pernah menjalani profesi sebagai wartawan dan terlibat dalam peliputan berbagai isu daerah.

Di panggung politik, Khusnan merupakan salah satu kader senior PKB Banyuwangi. Ia pernah menjabat anggota DPRD Banyuwangi dari Fraksi PKB selama beberapa periode dan dipercaya bertugas di Komisi IV yang membidangi kesejahteraan rakyat, pendidikan, kesehatan, dan sosial.

Karier politiknya terus berkembang. Khusnan pernah menjabat Ketua Fraksi PKB DPRD Banyuwangi serta dipercaya sebagai Sekretaris DPC PKB Banyuwangi. Dalam berbagai kesempatan, ia dikenal aktif mengawal isu-isu masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan desa, kesejahteraan sosial, pendidikan, dan perlindungan tenaga kerja.

Salah satu isu yang pernah diperjuangkannya adalah perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan bagi perangkat desa serta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Ia juga sempat menjadi juru bicara Fraksi PKB dalam upaya pengajuan hak interpelasi DPRD Banyuwangi terkait polemik pelepasan kawasan Ijen.

Pengaruh Khusnan di internal PKB juga cukup kuat. Pada Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) PKB tahun 2023, namanya masuk dalam tiga kandidat bakal calon bupati yang diusulkan partai untuk menghadapi Pilkada Banyuwangi 2024. Hal itu menunjukkan posisinya sebagai salah satu figur yang diperhitungkan dalam konstelasi politik daerah.

Meski demikian, perjalanan politiknya mengalami tantangan pada Pemilu Legislatif 2024. Setelah beberapa periode menjadi wakil rakyat, Khusnan termasuk petahana yang tidak berhasil kembali meraih kursi DPRD Banyuwangi periode 2024–2029.

Di luar jabatan dan aktivitas politiknya, Khusnan dikenal luas sebagai pribadi yang mudah bergaul dan dekat dengan berbagai kalangan. Jejak pengabdiannya, baik sebagai jurnalis maupun politisi, meninggalkan catatan tersendiri dalam perjalanan Banyuwangi.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh informasi resmi mengenai penyebab wafatnya maupun jadwal lengkap prosesi pemakaman. Namun doa dan ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai pihak yang merasa kehilangan atas kepergian sosok yang pernah mewarnai dunia politik dan jurnalistik Banyuwangi tersebut.

Semoga almarhum Khusnan Abadi mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta seluruh amal ibadahnya diterima dan segala khilafnya diampuni. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Khusnan Abadi #mantan wartawan #PKB Banyuwangi #DPRD Banyuwangi #kabar duka