RADARBANYUWANGI.ID – Tongkat estafet kepemimpinan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi resmi berganti. Farid Gunawan ditunjuk sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi menggantikan AO Mangontan yang mendapat promosi jabatan di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.
Pergantian ini diharapkan menjadi energi baru untuk memperkuat kinerja penegakan hukum di Banyuwangi di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur, Abdul Qohar, di Aula Sasana Adhyaksa, Kamis (4/6).
Dalam mutasi tersebut, AO Mangontan mendapat amanah baru sebagai Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan. Sementara penggantinya, Farid Gunawan, sebelumnya menjabat Kepala Subdirektorat III B pada Direktorat II Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
Kajati Jatim Soroti Tantangan Penegakan Hukum di Era Post-Truth
Dalam amanatnya, Abdul Qohar menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penyegaran organisasi yang rutin dilakukan untuk memperkuat kelembagaan kejaksaan.
Menurutnya, mutasi bukan sekadar pergantian pejabat, tetapi juga upaya meningkatkan kualitas pelayanan hukum dan optimalisasi pelaksanaan tugas institusi.
Kajati Jatim juga memberikan perhatian khusus terhadap tantangan penegakan hukum di era post-truth, ketika opini publik dan arus informasi di media sosial kerap membentuk persepsi masyarakat sebelum fakta hukum terungkap secara utuh.
Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut setiap insan Adhyaksa untuk memiliki kepekaan tinggi terhadap dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.
“Kita tidak boleh ragu manakala harus bertindak tegas dalam penegakan hukum. Tegas, namun tetap humanis,” tegas Abdul Qohar dalam sambutannya.
Pesan tersebut menjadi penekanan penting bagi jajaran kejaksaan agar mampu menjaga profesionalitas, integritas, dan independensi dalam menjalankan tugas penegakan hukum.
AO Mangontan Berpamitan, Sampaikan Terima Kasih kepada Jajaran Kejari
Usai pelantikan, AO Mangontan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai dan jaksa di Kejari Banyuwangi yang selama ini mendukung pelaksanaan tugasnya.
Menurut dia, berbagai capaian yang berhasil diraih selama menjabat tidak terlepas dari kerja sama dan dukungan seluruh jajaran di lingkungan Kejari Banyuwangi.
“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada para anggota Kejari Banyuwangi yang telah membantu kinerja saya selama bertugas di Banyuwangi,” ujarnya.
Mangontan juga menyampaikan ucapan selamat kepada Farid Gunawan yang kini mengemban tugas sebagai Kajari Banyuwangi.
Ia berharap kepemimpinan baru dapat membawa Kejari Banyuwangi semakin maju serta mampu meningkatkan kualitas kinerja penegakan hukum di wilayah Banyuwangi.
“Semoga dapat membawa Kejari Banyuwangi lebih baik lagi. Pejabat baru bisa terus meningkatkan kinerja para jaksa di Banyuwangi,” tuturnya.
Farid Gunawan Dinilai Punya Pengalaman Lengkap
Pergantian kepemimpinan ini mendapat sambutan positif dari internal Kejari Banyuwangi. Kepala Seksi Intelijen Kejari Banyuwangi, Issandi Hakim, menilai Farid Gunawan merupakan sosok yang memiliki pengalaman panjang di bidang intelijen kejaksaan.
Menurut Issandi, dirinya pernah bekerja langsung di bawah kepemimpinan Farid saat bertugas di lingkungan intelijen Kejaksaan Agung.
“Beliau bukan sosok baru. Beliau adalah bapak yang membimbing anak-anaknya. Saya sendiri pernah menjadi anggotanya di intelijen sebelumnya,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan kedekatan sekaligus kapasitas kepemimpinan Farid yang telah dikenal oleh sebagian jajaran kejaksaan.
Pernah Jadi Kajari Bangka dan Pejabat Jamintel Kejagung
Rekam jejak Farid Gunawan di lingkungan Korps Adhyaksa tergolong panjang dan beragam.
Sebelum dipercaya memimpin Kejari Banyuwangi, ia menjabat Kepala Subdirektorat III B pada Direktorat II Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI.
Sebelumnya, Farid juga pernah dipercaya sebagai Asisten Pembinaan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan sejak 2022.
Kariernya semakin dikenal ketika menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bangka pada periode 2020 hingga 2022.
Selain itu, ia juga tercatat pernah menduduki posisi strategis di lingkungan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung.
Dengan pengalaman yang mencakup bidang intelijen, pembinaan organisasi, hingga kepemimpinan satuan kerja daerah, Farid dinilai memiliki modal kuat untuk membawa Kejari Banyuwangi menghadapi berbagai tantangan penegakan hukum ke depan.
“Dengan pengalamannya yang telah melanglang buana tersebut dapat membawa Kejari Banyuwangi semakin baik,” kata Issandi.
Tantangan Baru Menanti Kejari Banyuwangi
Kehadiran Farid Gunawan sebagai Kajari Banyuwangi terjadi di tengah meningkatnya ekspektasi publik terhadap institusi penegak hukum.
Selain tuntutan profesionalitas dalam penanganan perkara pidana, kejaksaan juga dihadapkan pada kebutuhan membangun kepercayaan publik melalui transparansi, pelayanan hukum yang humanis, serta penguatan fungsi intelijen dan pencegahan tindak pidana.
Dengan pengalaman yang dimiliki serta pesan tegas dari Kajati Jawa Timur, kepemimpinan baru Kejari Banyuwangi diharapkan mampu menjaga marwah institusi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan hukum bagi masyarakat.
Pergantian pucuk pimpinan ini menjadi awal babak baru bagi Kejari Banyuwangi dalam menjalankan tugas penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan responsif terhadap dinamika masyarakat. (rio/aif)
Editor : Ali Sodiqin