RADARBANYUWANGI.ID – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polresta Banyuwangi memilih merayakannya dengan aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Tidak hanya fokus pada aspek keamanan, jajaran kepolisian turun ke lapangan menebar benih ikan di saluran irigasi persawahan Desa Pakel, Kecamatan Licin, Jumat pagi (5/6), sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem lingkungan.
Kegiatan bakti sosial yang dipimpin langsung Kapolresta Banyuwangi tersebut berlangsung di Dusun Tamanglugo, Desa Pakel. Aksi penebaran benih ikan menjadi simbol komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui program-program yang memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan kesejahteraan warga.
Selain mendukung kelestarian sumber daya perairan, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan sumber pangan berbasis perikanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar pada masa mendatang.
Libatkan Forkopimcam, Tokoh Masyarakat hingga Aktivis Lingkungan
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.05 hingga 09.00 WIB itu melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemerintah daerah.
Kedatangan Kapolresta Banyuwangi bersama Pejabat Utama (PJU) Polresta Banyuwangi disambut langsung oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Licin dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Licin Doni Arsilo Sofyan, Kapolsek Licin AKP Karyadi, Kepala Desa Pakel Mulyadi, Bhabinkamtibmas Desa Pakel Aiptu Ayup Faisal, Babinsa Serka Mulyono, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlas, hingga perwakilan organisasi lingkungan WALHI Jawa Timur.
Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan kuatnya kolaborasi antara institusi negara, pemerintah desa, masyarakat, dan kelompok peduli lingkungan dalam menjaga sumber daya alam sekaligus memperkuat pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.
Serahkan Benih Ikan Secara Simbolis
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan benih ikan secara simbolis oleh Kapolresta Banyuwangi kepada Kepala Desa Pakel, Mulyadi.
Prosesi tersebut menjadi simbol sinergi antara kepolisian dan pemerintah desa dalam mengembangkan program-program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Setelah penyerahan dilakukan, Kapolresta bersama seluruh tamu undangan bergerak menuju area irigasi persawahan yang berada di sebelah utara Masjid Al-Ikhlas untuk melaksanakan penebaran benih ikan.
Satu per satu benih ikan ditebar ke saluran irigasi yang selama ini menjadi bagian penting dari sistem pertanian warga. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki potensi mendukung pertumbuhan ikan sekaligus memberikan manfaat ekologis bagi lingkungan sekitar.
Dukung Ketahanan Pangan Berbasis Desa
Program penebaran benih ikan tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial dalam rangka Hari Bhayangkara.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan yang saat ini menjadi salah satu fokus pembangunan nasional.
Dengan memanfaatkan saluran irigasi dan sumber air yang ada, masyarakat diharapkan dapat memperoleh manfaat ekonomi maupun kebutuhan konsumsi rumah tangga melalui hasil budidaya ikan di masa depan.
Keberadaan ikan di saluran perairan juga dinilai mampu membantu menjaga keseimbangan ekosistem, mengurangi gangguan organisme tertentu, serta meningkatkan kualitas lingkungan perairan di kawasan pertanian.
Melalui pendekatan tersebut, Polri ingin menunjukkan bahwa keamanan dan kesejahteraan masyarakat merupakan dua aspek yang saling berkaitan dan harus dibangun secara bersamaan.
Wujud Pengabdian Polri untuk Masyarakat
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi kesempatan bagi Polresta Banyuwangi untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat edukatif, produktif, dan berkelanjutan.
Aksi penebaran benih ikan menjadi salah satu bentuk pengabdian yang tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi juga berpotensi menghadirkan dampak jangka panjang bagi warga Desa Pakel dan sekitarnya.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Personel kepolisian, aparatur pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga tampak berbaur selama pelaksanaan kegiatan.
Kebersamaan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa pembangunan desa, pelestarian lingkungan, dan penguatan ketahanan pangan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan, Kapolresta Banyuwangi bersama rombongan Pejabat Utama Polresta meninggalkan lokasi sekitar pukul 09.00 WIB.
Seluruh agenda berlangsung aman, tertib, dan lancar. Semangat kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan tersebut diharapkan menjadi energi positif untuk terus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan ketahanan pangan di Banyuwangi. (*)
Editor : Ali Sodiqin