Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kerusakan Jalan Dekat Jembatan Tambong Membahayakan, Polisi Cegah Korban Baru dengan Penambalan Darurat

Ali Sodiqin • Kamis, 4 Juni 2026 | 07:33 WIB
Anggota Polsek Kabat kerja bakti menambal jalan yang rusak di sebelah utara Jembatan Tambong, Kabat, Rabu (3/6). (Humas Polresta Banyuwangi)
Anggota Polsek Kabat kerja bakti menambal jalan yang rusak di sebelah utara Jembatan Tambong, Kabat, Rabu (3/6). (Humas Polresta Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Kerusakan jalan di jalur nasional Banyuwangi kembali memakan korban. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan sempat terperosok ke lubang besar di sisi utara Jembatan Tambong, Dusun Krajan, Desa Kabat, Kecamatan Kabat. Menyikapi kondisi yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, jajaran Polsek Kabat turun tangan melakukan penambalan darurat pada ruas jalan berlubang tersebut, Rabu (3/6).

Langkah cepat aparat kepolisian dilakukan untuk mencegah jatuhnya korban berikutnya di salah satu jalur vital penghubung Banyuwangi dengan wilayah barat Jawa Timur. Kerusakan jalan yang berada di bahu ruas nasional itu sebelumnya dikeluhkan pengguna jalan karena semakin melebar dan berpotensi memicu kecelakaan, terutama saat malam hari maupun ketika hujan turun.

Penanganan darurat dilakukan sembari menunggu perbaikan permanen dari instansi yang berwenang. Polisi menilai kondisi lubang yang cukup dalam dan berada di area lalu lintas padat tidak bisa dibiarkan terlalu lama karena membahayakan pengendara roda dua maupun kendaraan lain yang melintas.

Penambalan dilakukan pada titik kerusakan yang berada tepat di sisi utara Jembatan Tambong. Bahu jalan di lokasi tersebut mengalami pengikisan akibat aliran air dan genangan yang kerap muncul saat hujan deras mengguyur kawasan Kabat.

Jika tidak segera ditangani, kerusakan dikhawatirkan semakin meluas hingga menggerus badan jalan utama. Kondisi itu berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas sekaligus mengganggu kelancaran arus kendaraan di jalur nasional.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah personel Polsek Kabat diterjunkan untuk menutup lubang yang memiliki panjang sekitar lima meter dengan kedalaman diperkirakan mencapai 15 sentimeter. Penanganan dilakukan secara gotong royong agar titik rawan kecelakaan tersebut dapat segera kembali aman dilalui masyarakat.

Kapolresta Banyuwangi, Rofiq Ripto Himawan, menegaskan bahwa kehadiran polisi tidak hanya sebatas menjalankan fungsi penegakan hukum. Menurutnya, kepolisian juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Hal ini menjadi wujud nyata hadirnya aparat kepolisian, sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya untuk masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Kabat, Badrodin Hidayat, mengatakan penanganan darurat dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat yang setiap hari melintasi jalur nasional tersebut.

Menurutnya, kondisi jalan yang berlubang dapat memicu kecelakaan kapan saja jika tidak segera ditangani. Terlebih lokasi kerusakan berada di area yang cukup ramai dilalui kendaraan berbagai jenis.

“Penambalan jalan berlubang kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada pengendara sekaligus mengurangi risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas,” katanya.

Badrodin menjelaskan, kerusakan jalan itu pertama kali diketahui saat anggota Polsek Kabat melaksanakan patroli rutin. Ketika itu petugas menemukan seorang pengendara motor yang terjatuh setelah roda kendaraannya masuk ke lubang di bahu jalan.

Temuan tersebut langsung dilaporkan dan ditindaklanjuti dengan langkah penanganan sementara agar tidak menimbulkan korban berikutnya. Polisi kemudian berinisiatif melakukan penambalan sembari berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai perbaikan permanen.

“Kami tidak ingin jalan ini memakan korban lagi. Karena itu, kami berinisiatif melakukan penambalan sebagai langkah darurat,” tegasnya.

Selain melakukan penambalan, petugas juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan Jembatan Tambong, terutama pada malam hari dan saat cuaca buruk. Pengendara diminta menjaga kecepatan kendaraan serta memperhatikan kondisi jalan untuk menghindari risiko kecelakaan.

Pihak kepolisian berharap langkah cepat tersebut dapat memberikan rasa aman bagi pengguna jalan sekaligus mendorong percepatan perbaikan permanen pada ruas jalan yang mengalami kerusakan.

“Kondisi jalan yang lebih aman diharapkan dapat meningkatkan keselamatan berlalu lintas dan mengurangi potensi kecelakaan di wilayah Kabat,” pungkas Badrodin. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Jalan berlubang Jembatan Tambong #Polsek Kabat #Jalur nasional Banyuwangi #Pengendara terperosok #Kecelakaan lalu lintas Banyuwangi