RADARBANYUWANGI.ID – Semangat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 tidak hanya diwujudkan melalui pengamanan dan pelayanan masyarakat. Polresta Banyuwangi menunjukkan peran nyata melalui pembangunan infrastruktur yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.
Salah satunya melalui peresmian renovasi Jembatan Merah Putih Presisi di Dusun Krajan, Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari. Jembatan yang menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat itu kini hadir dengan kondisi yang lebih aman dan layak digunakan setelah dilakukan renovasi oleh Polresta Banyuwangi.
Peresmian dilakukan langsung Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan bersama masyarakat setempat dalam suasana penuh kebersamaan. Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat di bidang infrastruktur.
Prosesi peresmian diawali dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita sebagai simbol dimulainya pemanfaatan jembatan yang telah direnovasi. Setelah itu, Kapolresta bersama warga melakukan peninjauan langsung untuk memastikan kondisi jembatan siap digunakan sebagai sarana penunjang aktivitas sehari-hari masyarakat.
Suasana hangat dan kekeluargaan juga mewarnai kegiatan tersebut. Warga tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang dilanjutkan dengan tasyakuran dan ramah tamah bersama jajaran Polresta Banyuwangi.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan mengatakan, program Jembatan Merah Putih Presisi merupakan salah satu implementasi nyata konsep Polri Presisi yang tidak hanya fokus pada aspek keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan solusi terhadap kebutuhan warga.
Menurutnya, keberadaan infrastruktur yang baik memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas warga, akses pendidikan, distribusi hasil pertanian, hingga pergerakan roda perekonomian desa.
“Polri ingin hadir bukan hanya saat masyarakat membutuhkan pengamanan, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan solusi. Renovasi jembatan ini diharapkan dapat membantu mobilitas warga dan meningkatkan keselamatan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Rofiq menegaskan bahwa Polri terus berupaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung. Kehadiran institusi kepolisian diharapkan tidak hanya dirasakan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Bagi warga Desa Watukebo, jembatan tersebut memiliki peran strategis karena menjadi salah satu jalur penghubung utama yang digunakan setiap hari. Selama ini, akses tersebut menjadi sarana penting bagi aktivitas masyarakat, baik untuk bekerja, bersekolah, maupun mengangkut hasil usaha dan pertanian.
Karena itu, renovasi jembatan disambut positif oleh masyarakat. Warga menilai keberadaan Jembatan Merah Putih Presisi akan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar konektivitas antarwilayah di desa tersebut.
Selain mempercepat mobilitas warga, keberadaan infrastruktur yang lebih baik juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi positif. Kelancaran akses transportasi diyakini dapat mendukung aktivitas perdagangan, distribusi barang, serta memperkuat perputaran ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Program renovasi Jembatan Merah Putih Presisi juga menjadi simbol kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih baik. Kehadiran fasilitas umum yang aman dan representatif menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga dapat didukung oleh berbagai elemen, termasuk institusi kepolisian.
Di momentum Hari Bhayangkara ke-80, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa transformasi Polri menuju institusi yang modern, humanis, dan dekat dengan masyarakat terus diwujudkan melalui langkah-langkah konkret yang menyentuh kebutuhan warga.
“Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar serta menjadi wujud nyata semangat Polri Presisi yang dekat dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Rofiq.
Dengan diresmikannya Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Watukebo, masyarakat kini memiliki akses yang lebih aman dan nyaman untuk menunjang berbagai aktivitas. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan menjadi penggerak baru bagi peningkatan kualitas hidup dan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. (rio/sgt)
Editor : Ali Sodiqin