ASDP Ketapang Siapkan Kapal Tambahan Antisipasi Lonjakan Libur Sekolah, Antrean Gilimanuk Sempat 2 Kilometer
RADARBANYUWANGI.ID – Kondisi Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, terpantau relatif landai pada H+2 libur panjang Idul Adha 1447 Hijriah, Kamis (28/5). Prediksi lonjakan besar kendaraan dari Pulau Jawa menuju Bali ternyata belum terjadi. Sebaliknya, peningkatan arus justru datang dari arah Pulau Bali menuju Jawa.
Meski aktivitas penyeberangan tetap ramai, arus kendaraan di Pelabuhan Ketapang masih berjalan normal tanpa penumpukan berarti. Kendaraan roda dua, mobil pribadi, hingga truk logistik dapat melintas dengan lancar.
General Manager ASDP Ketapang Arief Eko Kurniansjah mengatakan, kondisi di dua sisi pelabuhan masih terkendali selama libur Idul Adha tahun ini.
“Awalnya kami sempat memprediksi akan ada peningkatan kendaraan dari arah Jawa menuju Bali. Tapi ternyata cukup normal. Yang justru terlihat meningkat dari arah Bali,” ujar Arief.
Menurutnya, peningkatan arus kendaraan dari Bali menuju Jawa mulai terlihat pada Rabu (27/5). Banyak warga yang diduga memanfaatkan momentum Idul Adha untuk pulang kampung dan bersilaturahmi ke Pulau Jawa.
Lonjakan kendaraan tersebut sempat menyebabkan antrean panjang di sisi Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Antrean kendaraan bahkan dilaporkan mengular hingga sekitar 2 kilometer dari area pelabuhan.
Kepadatan terjadi karena tingginya volume kendaraan yang datang hampir bersamaan menuju jalur penyeberangan Gilimanuk–Ketapang.
Untuk mengurai antrean, ASDP kemudian menerapkan sistem tiba bongkar berangkat (TBB) di Dermaga MB4. Skema tersebut diterapkan agar proses bongkar muat kapal bisa berlangsung lebih cepat dan efisien.
“Sekitar pukul 21.00 antrean mulai bisa masuk ke area parkir pelabuhan. Setelah itu skema penyeberangan kembali normal,” jelas Arief.
Sistem TBB sendiri merupakan pola operasional yang memungkinkan kapal segera kembali berlayar setelah proses bongkar kendaraan selesai tanpa menunggu terlalu lama di dermaga. Skema ini biasa diterapkan saat terjadi lonjakan kendaraan pada musim libur panjang.
Meski arus mudik dan balik Idul Adha tahun ini tergolong normal, ASDP Ketapang mulai menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi lonjakan penumpang pada musim libur sekolah yang diperkirakan dimulai awal Juni.
ASDP memprediksi peningkatan kendaraan dan penumpang menuju Bali akan mulai terasa dalam beberapa pekan mendatang seiring dimulainya musim liburan anak sekolah.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, ASDP telah menyiapkan tambahan armada kapal penyeberangan.
“Kami sudah menyiapkan kapal perbantuan KMP Rodhita. Izinnya juga sudah diberikan oleh BPTD Jawa Timur,” kata Arief.
Selain itu, ASDP juga menyiapkan KMP Portlink VII yang baru saja menyelesaikan proses docking dan perawatan.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus penyeberangan Ketapang–Gilimanuk yang menjadi salah satu jalur tersibuk di Indonesia saat musim liburan.
ASDP berharap tambahan armada dan skema operasional yang telah disiapkan mampu mengantisipasi kepadatan sehingga tidak terjadi antrean panjang seperti pada momen libur besar sebelumnya.
Sementara itu, masyarakat yang hendak menyeberang diimbau tetap memantau kondisi lalu lintas pelabuhan dan datang lebih awal agar perjalanan selama musim libur berjalan lancar. (fre/aif)
Editor : Ali Sodiqin