Idul Adha Ramah Lingkungan di Genteng Banyuwangi, Panitia Kurban Gunakan Besek Anyaman Bambu
RADARBANYUWANGI.ID – Semangat berbagi pada momentum Hari Raya Idul Adha 2026 di Perumahan Madania, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, terasa berbeda dari biasanya. Selain menyembelih 2 ekor sapi dan 15 ekor kambing untuk dibagikan kepada warga, panitia kurban tahun ini memilih meninggalkan kantong plastik dan menggantinya dengan besek berbahan anyaman bambu.
Langkah tersebut langsung menarik perhatian warga karena dinilai lebih ramah lingkungan sekaligus menghidupkan kembali penggunaan wadah tradisional yang kini mulai jarang digunakan.
Sebanyak 800 paket daging kurban dibagikan menggunakan besek bambu yang didatangkan langsung dari Bondowoso. Inovasi tersebut menjadi bentuk kepedulian warga terhadap persoalan sampah plastik sekali pakai yang selama ini identik dengan pembagian daging kurban saat Idul Adha.
Ketua panitia kurban Perumahan Madania, Muhammad Andrian Habibi, mengatakan penggunaan besek dipilih sebagai solusi yang lebih ramah lingkungan sekaligus memiliki nilai ekonomis dan estetika.
“Tujuan kami memakai anyaman bambu atau besek ini untuk mengurangi sampah plastik. Selain lebih ramah lingkungan, sekarang harga plastik juga semakin mahal,” ujarnya.
Menurut Habibi, penggunaan besek bambu juga diharapkan mampu mengedukasi masyarakat agar mulai beralih menggunakan bahan alami yang bisa digunakan kembali dan lebih mudah terurai dibanding plastik.
Selain itu, besek dinilai lebih praktis karena dapat dimanfaatkan ulang oleh warga untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Warga pun menyambut positif inovasi tersebut. Banyak penerima daging kurban mengaku senang karena wadah besek bisa dipakai kembali sebagai tempat penyimpanan makanan maupun perlengkapan rumah tangga lainnya.
Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dilakukan pada hari kedua Idul Adha, Kamis (28/5). Panitia sengaja memilih waktu tersebut agar tidak bersamaan dengan rangkaian ibadah utama pada hari pertama Idul Adha.
Proses penyembelihan dimulai sejak pukul 06.00 WIB dan dilakukan oleh tenaga ahli penyembelihan hewan kurban guna memastikan proses berjalan sesuai syariat Islam serta memenuhi standar kebersihan dan kesehatan.
Seluruh hewan kurban berasal dari donasi warga Perumahan Madania yang secara sukarela ikut berpartisipasi dalam kegiatan tahunan tersebut. Kekompakan warga menjadi salah satu faktor utama suksesnya pelaksanaan kurban tahun ini.
Selain pembagian daging, suasana gotong royong juga tampak selama proses pengemasan hingga distribusi paket kurban. Warga dari berbagai usia ikut membantu panitia menyiapkan ratusan paket daging untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar.
Kegiatan tersebut dinilai tidak hanya menjadi bentuk ibadah dan kepedulian sosial, tetapi juga menunjukkan bahwa tradisi kurban dapat berjalan seiring dengan gerakan pelestarian lingkungan.
Penggunaan besek bambu sebagai pengganti plastik pun diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi lingkungan lain di Banyuwangi agar mulai menerapkan konsep kurban ramah lingkungan pada momentum Idul Adha mendatang.
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan, langkah sederhana seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dinilai mampu memberikan dampak positif yang besar jika dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan. (sgt)
Editor : Ali Sodiqin