Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Warga Gentengwetan Banyuwangi Setuju Pembangunan Tower SUTET, Ganti Rugi Lahan dan Tanaman Mulai Dibahas

Salis Ali Muhyidin • Selasa, 26 Mei 2026 | 06:30 WIB
RAKOR: Warga Dusun Resomulyo Desa Gentengwetan, Kecamatan Genteng, menghadiri sosialisasi ganti rugi bagi lahan warga yang terdampak proyek pembangunan SUTET di kantor desa setempat, Senin (25/5). (Salis Ali/Radar Banyuwangi)
RAKOR: Warga Dusun Resomulyo Desa Gentengwetan, Kecamatan Genteng, menghadiri sosialisasi ganti rugi bagi lahan warga yang terdampak proyek pembangunan SUTET di kantor desa setempat, Senin (25/5). (Salis Ali/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Puluhan warga Desa Gentengwetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, mendatangi kantor desa setempat, Senin (25/5), untuk mengikuti rapat koordinasi (rakor) terkait realisasi ganti rugi lahan dan tanaman yang terdampak pembangunan jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET).

Pertemuan tersebut menjadi langkah penting dalam percepatan proyek strategis nasional sektor kelistrikan yang akan melintasi wilayah Banyuwangi.

Rakor yang digelar di aula Balai Desa Gentengwetan berlangsung kondusif dan dihadiri warga terdampak, pemerintah desa, serta pihak terkait proyek pembangunan jaringan transmisi listrik tegangan ekstra tinggi tersebut.

Fokus utama pembahasan adalah penuntasan hak kompensasi warga atas lahan maupun tanaman yang masuk dalam area ruang bebas jalur tower dan kabel SUTET.

Kepala Desa Gentengwetan, H Sukri, mengatakan warga pemilik lahan yang terdampak pembangunan tower SUTET di wilayahnya secara bulat menyatakan menerima rencana proyek tersebut.

Menurut dia, terdapat dua tower SUTET yang akan dibangun di sekitar Dusun Resomulyo, Desa Gentengwetan.

“Kami turut membantu menyampaikan kepada masyarakat, ada dua tower yang akan dibangun di sekitar Dusun Resomulyo,” ujarnya.

Sukri menjelaskan, tingginya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya proyek kelistrikan nasional menjadi faktor utama yang membuat proses mediasi berjalan lancar tanpa gejolak.

Ia menyebut seluruh proses pembahasan dilakukan secara terbuka agar warga memahami hak dan mekanisme kompensasi yang akan diberikan.

“Alhamdulillah, melalui rapat koordinasi ini semua warga terdampak menyatakan menerima tanpa ada gejolak. Proses ini berjalan transparan, di mana hak-hak warga dipenuhi dengan layak dan sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Menurut Sukri, pemerintah desa sejak awal berkomitmen mengawal proses pembangunan agar tidak ada warga yang dirugikan.

Ia menegaskan, kompensasi yang diberikan bukan sekadar ganti rugi, tetapi bentuk penghargaan terhadap kontribusi masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan nasional.

“Ini tahap awal, nantinya akan ada proses ganti rugi warga yang lahannya dilalui kabel,” tuturnya.

Tidak hanya lahan milik warga, proyek pembangunan tower SUTET juga akan berdampak pada aset milik Pemerintah Desa Gentengwetan.

Sukri mengungkapkan, sebagian lahan desa akan digunakan untuk kebutuhan proyek dan disewa oleh pelaksana pembangunan selama tiga tahun.

Nilai sewa lahan desa tersebut mencapai Rp 18 juta per tahun.

Menurut dia, skema yang digunakan berupa sewa lahan karena aset desa tidak dapat diperjualbelikan secara langsung tanpa melalui mekanisme tukar guling sesuai aturan yang berlaku.

“Lahan kami disewa tiga tahun. Tidak bisa dilakukan jual beli karena harus melewati proses tukar guling terlebih dahulu,” pungkasnya.

Pembangunan jaringan SUTET sendiri menjadi bagian dari upaya penguatan infrastruktur kelistrikan nasional guna menjaga keandalan pasokan listrik di berbagai daerah, termasuk di Banyuwangi dan sekitarnya.

Dengan tercapainya kesepakatan awal bersama warga, proses pembangunan tower SUTET di Gentengwetan diharapkan dapat berjalan lebih lancar tanpa hambatan sosial di lapangan. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#SUTET Banyuwangi #Desa Gentengwetan #Ganti rugi lahan #Proyek Strategis Nasional #tower sutet