Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bupati Ipuk Ajak Muslimat NU Banyuwangi Perkuat Kolaborasi Bangun Daerah di Harlah ke-80

Sigit Hariyadi • Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30 WIB
SILATURAHMI: Bupati Ipuk Fiestiandani bersalaman dengan kader Muslimat NU di Banyuwangi pada Minggu (24/5). (Dini for Radar Banyuwangi)
SILATURAHMI: Bupati Ipuk Fiestiandani bersalaman dengan kader Muslimat NU di Banyuwangi pada Minggu (24/5). (Dini for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Banyuwangi terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah dalam membangun Banyuwangi. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat NU di Banyuwangi Park, Minggu (24/5).

Di hadapan ribuan kader Muslimat NU yang memadati lokasi acara, Ipuk menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.

Menurutnya, Muslimat NU selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah, tidak hanya dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga di bidang pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan keluarga dan masyarakat.

“Kami berterima kasih atas kontribusi Muslimat selama ini. Di tengah berbagai keterbatasan yang ada saat ini, gotong royong kita semua adalah kunci keberhasilan,” ujarnya.

Suasana Harlah ke-80 Muslimat NU berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Ribuan kader Muslimat hadir dari berbagai wilayah di Banyuwangi dengan mengenakan atribut khas organisasi perempuan Nahdlatul Ulama tersebut.

Ipuk berharap momentum Harlah ke-80 menjadi energi baru untuk memperkuat peran Muslimat NU dalam membangun kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui pendidikan dan pembinaan generasi muda.

Menurut dia, perempuan dan para ibu memiliki posisi sangat penting dalam mencetak generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

“Perempuan, khususnya para ibu, memiliki peran sangat penting dalam membentuk generasi masa depan yang cerdas sekaligus berakhlak baik,” katanya.

Bupati Ipuk juga menilai peran organisasi perempuan seperti Muslimat NU sangat dibutuhkan dalam menjaga ketahanan keluarga di tengah tantangan sosial yang terus berkembang.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan diharapkan terus diperkuat agar program pembangunan dapat berjalan lebih efektif hingga tingkat akar rumput.

Kehadiran Bupati Banyuwangi dalam acara tersebut mendapat sambutan hangat dari para kader Muslimat NU.

Ketua PC Muslimat NU Banyuwangi, Nyai Hj Yayuk Istianah, menegaskan Muslimat NU akan terus mendukung dan bersinergi dengan Pemkab Banyuwangi demi kemaslahatan masyarakat.

Menurutnya, jajaran Muslimat mulai tingkat cabang hingga ranting dan anak ranting siap terlibat aktif dalam menyukseskan berbagai program pembangunan daerah.

“Muslimat NU dari tingkat cabang hingga ke ranting dan anak ranting akan selalu siap menyukseskan program-program daerah Kabupaten Banyuwangi. Jika itu untuk kemaslahatan umat, maka diminta atau tidak, Muslimat wajib bersinergi,” tegasnya.

Puncak Harlah ke-80 Muslimat NU Banyuwangi juga dihadiri jajaran Pengurus Wilayah (PW) Muslimat NU Jawa Timur.

Tampak hadir Ketua Muslimat NU Jawa Timur Nyai Hj Masruroh Wahid beserta Sekretaris PW Muslimat NU Jawa Timur Nyai Hj Mariyam.

Selain itu, jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi serta sejumlah pimpinan badan otonom NU tingkat kabupaten juga turut menghadiri kegiatan tersebut.

Momentum Harlah ke-80 Muslimat NU ini menjadi simbol kuatnya peran organisasi perempuan NU dalam mendukung pembangunan sosial, pendidikan, dan penguatan karakter masyarakat Banyuwangi. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#Muslimat NU Banyuwangi #Harlah Muslimat NU #PC Muslimat NU #Banyuwangi Park #Ipuk Fiestiandani