Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Antisipasi Banjir, Kecamatan Pesanggaran Siagakan Perahu Darurat dan Pantau Titik Rawan

Salis Ali Muhyidin • Rabu, 20 Mei 2026 | 07:30 WIB
SIAGA: Petugas Kecamatan Pesanggaran menyiagakan perahu darurat berbahan fiber di kantor kecamatan setempat. (Suryono for Radar Banyuwangi)
SIAGA: Petugas Kecamatan Pesanggaran menyiagakan perahu darurat berbahan fiber di kantor kecamatan setempat. (Suryono for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Ancaman banjir yang masih membayangi wilayah selatan Banyuwangi membuat jajaran Kecamatan Pesanggaran bergerak cepat. Tidak ingin kecolongan saat cuaca ekstrem kembali datang, petugas mulai menyiapkan langkah mitigasi dengan menyiagakan perahu darurat berbahan fiber di Kantor Kecamatan Pesanggaran sejak Selasa (19/5).

Langkah tersebut dilakukan menyusul tingginya potensi banjir di sejumlah titik rawan di wilayah Pesanggaran. Perahu fiber yang kini disiagakan sebelumnya digunakan sebagai jembatan rakit di Dusun Sukamade, Desa Sarongan. Kini, fasilitas tersebut dialihfungsikan untuk mendukung proses evakuasi warga jika sewaktu-waktu banjir terjadi.

Kasi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Pesanggaran Suryono mengatakan, keputusan menyiagakan perahu darurat itu merupakan hasil koordinasi dan rapat lintas unsur di wilayah kecamatan. Berdasarkan hasil pemetaan, beberapa kawasan dinilai memiliki risiko tinggi terdampak banjir ketika intensitas hujan meningkat.

“Potensi banjir di Pesanggaran cukup tinggi. Karena itu, hasil rapat wilayah memutuskan perahu darurat kami standby-kan di Kantor Kecamatan agar bisa cepat digunakan saat kondisi darurat,” ujarnya.

Selain menyiapkan sarana evakuasi, petugas kecamatan juga melakukan asesmen langsung ke sejumlah lokasi yang selama ini kerap menjadi langganan genangan maupun luapan sungai. Titik yang mendapat perhatian khusus di antaranya kawasan Sungailembu, Sukamade, hingga saluran drainase di tepi jalan Desa Sumberagung.

Menurut Suryono, wilayah Sungailembu dan Sukamade menjadi daerah paling rawan terdampak banjir ketika curah hujan tinggi mengguyur kawasan selatan Banyuwangi. Kondisi geografis serta aliran sungai yang melintas di kawasan tersebut membuat air cepat meluap ketika debit meningkat drastis.

“Kami terus melakukan pemantauan rutin. Sungailembu dan Sukamade memang menjadi titik paling rawan, sehingga perlu pengawasan lebih intensif,” katanya.

Tidak hanya itu, pemerintah kecamatan juga mempercepat langkah normalisasi sungai sebagai upaya mengurangi risiko genangan. Salah satu yang telah dirampungkan adalah normalisasi Sungai Gonggo yang selama ini sering menjadi penyebab banjir saat hujan deras mengguyur wilayah Pesanggaran.

Normalisasi dilakukan dengan pembersihan sedimentasi dan material yang menghambat aliran air. Dengan langkah tersebut, kapasitas sungai diharapkan meningkat sehingga mampu menampung debit air lebih besar ketika hujan turun dalam durasi panjang.

“Normalisasi Sungai Gonggo sudah selesai. Kami bersiap karena curah hujan sampai sekarang masih cukup tinggi,” tambahnya.

Kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana di tingkat kecamatan untuk meminimalkan dampak banjir terhadap masyarakat. Selain menyiapkan sarana dan pemantauan wilayah rawan, petugas juga terus membangun koordinasi dengan pemerintah desa dan relawan siaga bencana agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat saat kondisi darurat terjadi.

Masyarakat diimbau tetap waspada, terutama warga yang tinggal di dekat aliran sungai maupun daerah rendah yang rawan tergenang. Warga juga diminta segera melapor apabila terjadi peningkatan debit air atau potensi longsor akibat hujan deras yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Dengan kesiapan peralatan dan pemetaan wilayah rawan tersebut, Kecamatan Pesanggaran berharap proses penanganan bencana bisa lebih cepat dan risiko terhadap keselamatan warga dapat ditekan semaksimal mungkin. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#mitigasi banjir Banyuwangi #banjir Pesanggaran #perahu darurat Banyuwangi #Sungai Gonggo #Kecamatan Pesanggaran