Kanit Gakkum Turun Langsung Cek Sengkan Slamet, Antisipasi Lonjakan Wisatawan ke Kawah Ijen
RADARBANYUWANGI.ID - Menjelang libur panjang akhir pekan, Polresta Banyuwangi mulai memperketat pengawasan di sejumlah jalur wisata rawan kecelakaan. Salah satu fokus utama pengamanan berada di jalur Sengkan Slamet menuju kawasan Taman Wisata Alam Ijen yang selama ini dikenal sebagai titik rawan insiden lalu lintas.
Personel Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi turun langsung melakukan pengecekan kondisi jalur, Selasa (13/5). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan wisatawan tetap terjaga saat arus kunjungan menuju kawasan wisata unggulan Banyuwangi meningkat selama long weekend.
Jalur Sengkan Slamet menjadi perhatian khusus karena beberapa kali terjadi kecelakaan, termasuk kasus kendaraan mengalami rem blong saat melintasi turunan curam menuju kawasan Ijen.
Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas keselamatan di sepanjang jalur. Mulai dari kondisi jaring pelindung, karung sekam, hingga ban pembatas yang dipasang sebagai sarana pengurang fatalitas benturan jika terjadi kecelakaan.
Selain itu, Satlantas juga memastikan seluruh rambu lalu lintas dan papan peringatan dalam kondisi baik dan mudah terlihat pengendara. Hal itu dinilai penting agar wisatawan mendapat informasi yang jelas sebelum memasuki titik rawan di jalur pegunungan tersebut.
Tidak hanya fokus pada sarana pengaman, personel kepolisian juga membersihkan ruas jalan dari daun kering dan ranting pohon yang berpotensi mengganggu pandangan pengendara maupun menyebabkan jalan licin.
Langkah preventif tersebut dilakukan untuk menekan risiko kecelakaan di tengah potensi meningkatnya volume kendaraan wisata selama masa libur panjang.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Tri Pepri Alfian, mengimbau masyarakat agar mempersiapkan kondisi fisik dan kendaraan sebelum bepergian menuju kawasan wisata pegunungan.
“Pastikan pengendara dalam kondisi sehat saat berkendara. Selain itu, kendaraan juga harus dicek kelayakannya, mulai dokumen hingga kondisi setiap komponen kendaraan,” katanya.
Menurut Pepri, pemeriksaan kendaraan sebelum perjalanan atau pre-check menjadi langkah penting untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas, terutama di jalur ekstrem seperti menuju Kawah Ijen.
Ia menegaskan, persoalan rem blong masih menjadi salah satu penyebab kecelakaan yang paling sering ditemukan di jalur wisata pegunungan Banyuwangi.
“Kita periksa untuk memastikan kondisi aman, karena sering terjadi rem blong,” jelasnya.
Selain memastikan kesiapan kendaraan, wisatawan juga diimbau tetap mematuhi rambu lalu lintas dan tidak memaksakan perjalanan ketika kondisi cuaca buruk atau tubuh dalam keadaan lelah.
Satlantas Polresta Banyuwangi juga meminta masyarakat tidak ragu menghubungi layanan kepolisian apabila mengalami kondisi darurat selama perjalanan wisata.
“Bagi masyarakat atau wisatawan yang mengalami kendala darurat selama perjalanan di wilayah Banyuwangi, segera hubungi layanan kepolisian melalui nomor 110,” imbau Pepri.
Pengawasan jalur wisata tersebut menjadi bagian dari upaya antisipasi kepadatan wisatawan menuju Kawah Ijen yang diprediksi meningkat selama libur panjang. Kawasan Ijen sendiri merupakan salah satu destinasi favorit wisatawan domestik maupun mancanegara yang dikenal dengan fenomena blue fire dan panorama kawah pegunungan.
Dengan pengawasan intensif dan kesiapan sarana keselamatan, kepolisian berharap aktivitas wisata selama long weekend di Banyuwangi dapat berlangsung aman, lancar, dan minim kecelakaan. (rio/aif)
Editor : Ali Sodiqin