Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Banyuwangi Diguncang 2 Demo Sehari, Polisi Turun Tangan dengan Pendekatan Humanis

Ali Sodiqin • Kamis, 7 Mei 2026 | 05:15 WIB
BRIFING: Aparat kepolisian melaksanakan apel di depan Taman Makam Pahlawan depan kantor Pemkab Banyuwangi sebelum berlangsung aksi demo, Rabu (6/5). (Bagus Rio/Radar Banyuwangi)
BRIFING: Aparat kepolisian melaksanakan apel di depan Taman Makam Pahlawan depan kantor Pemkab Banyuwangi sebelum berlangsung aksi demo, Rabu (6/5). (Bagus Rio/Radar Banyuwangi)

Banyuwangi “diguncang” dua aksi demonstrasi dalam sehari, Rabu (6/5). Unjuk rasa berlangsung di dua titik berbeda—depan Kantor Pemkab Banyuwangi dan Pengadilan Negeri Banyuwangi—namun tetap terkendali berkat pengamanan ketat Polresta Banyuwangi.

RADARBANYUWANGI.ID - Dua gelombang aksi tersebut menjadi perhatian publik karena terjadi hampir bersamaan. Aksi pertama digelar oleh sekelompok masyarakat di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi. Sementara itu, aksi kedua dilakukan warga Desa Pakel, Kecamatan Licin, di halaman Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi.

Sejak pagi, puluhan personel kepolisian telah disiagakan di sejumlah titik strategis. Pengamanan tidak hanya difokuskan pada potensi gangguan keamanan, tetapi juga memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal, termasuk kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi.

Menariknya, pendekatan yang digunakan aparat tidak melulu represif. Petugas justru aktif membangun komunikasi dengan para demonstran. Imbauan disampaikan secara persuasif untuk menjaga suasana tetap kondusif.

Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rofiq Ripto Himawan menegaskan, pihaknya berkomitmen mengawal setiap bentuk penyampaian aspirasi masyarakat selama dilakukan secara damai.
“Kami hadir untuk memastikan bahwa masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan aman dan nyaman. Pendekatan humanis menjadi prioritas kami,” ujarnya.

Menurut Rofiq, keberhasilan pengamanan aksi tidak lepas dari sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat. Dialog terbuka menjadi kunci untuk meredam potensi konflik di lapangan.

“Kami selalu mengedepankan komunikasi selama proses pengamanan. Itu penting agar suasana tetap kondusif tanpa mengurangi esensi penyampaian pendapat di muka umum,” tambahnya.

Selama aksi berlangsung di dua titik tersebut, situasi terpantau aman dan tertib. Tidak ada insiden yang mengganggu ketertiban umum. Para peserta aksi juga menyampaikan aspirasi secara terukur sebelum akhirnya membubarkan diri dengan damai.

Momentum ini sekaligus menjadi ujian kesiapan aparat dalam menjaga stabilitas daerah di tengah dinamika sosial yang berkembang. Dengan pendekatan profesional dan humanis, Polresta Banyuwangi berhasil memastikan dua aksi besar dalam sehari tetap berjalan lancar tanpa gesekan berarti.

Fenomena dua demo dalam sehari ini menegaskan tingginya dinamika aspirasi publik di Banyuwangi. Namun, dengan pengawalan yang tepat, kebebasan berpendapat tetap bisa berjalan seiring dengan terjaganya keamanan. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Banyuwangi hari ini #demo Banyuwangi #aksi Pakel #pengamanan demo #polresta banyuwangi