Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Latih K9 “Kim” Pengurai Massa, Polresta Banyuwangi Perkuat Pengamanan Aksi Demonstrasi

Bagus Rio Rohman • Selasa, 5 Mei 2026 | 12:00 WIB
ENDUS JEJAK: Anggota Sat Samapta Polresta Banyuwangi melatih anjing K9 untuk mendukung tugas kepolisian, Senin (4/5). (Bagus Rio/Radar Banyuwangi)
ENDUS JEJAK: Anggota Sat Samapta Polresta Banyuwangi melatih anjing K9 untuk mendukung tugas kepolisian, Senin (4/5). (Bagus Rio/Radar Banyuwangi)

Mengantisipasi potensi gangguan keamanan saat aksi massa, Polresta Banyuwangi mengintensifkan pelatihan anjing K9 “Kim”. Unit taktis ini dipersiapkan untuk pelacakan hingga penguraian massa secara terukur dan humanis.


RADARBANYUWANGI.ID – Kesiapsiagaan aparat kepolisian terus diperkuat. Satuan Samapta Polresta Banyuwangi menggelar pelatihan rutin bagi anjing pelacak (K9) bernama Kim di lingkungan Mapolresta Banyuwangi, kemarin (4/5).

Pelatihan tersebut difokuskan pada peningkatan kemampuan pelacakan serta pengendalian dan penguraian massa dalam situasi unjuk rasa. Simulasi dilakukan dengan berbagai skenario, mulai dari kondisi keramaian, pengendalian agresivitas, hingga respons cepat terhadap instruksi handler.

Kasat Samapta Polresta Banyuwangi, Suhartanto, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan profesionalitas personel, termasuk unit K9 yang menjadi salah satu kekuatan taktis di lapangan.

“Anjing K9 seperti Kim memiliki peran strategis dalam mendukung tugas kepolisian, khususnya dalam pelacakan dan pengendalian massa. Pelatihan dilakukan secara berkala agar kemampuan dan instingnya tetap terasah,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran anjing K9 juga memberikan efek psikologis yang signifikan dalam pengamanan aksi unjuk rasa. Selain membantu personel di lapangan, keberadaan K9 dinilai mampu menciptakan situasi lebih kondusif tanpa harus mengedepankan tindakan represif.

“Anjing K9 bisa membantu mengurai kerumunan dengan cara yang lebih terukur dan humanis,” tambahnya.

Dalam praktiknya, unit K9 dilatih untuk tetap terkendali meski berada di tengah tekanan massa. Respons terhadap perintah handler menjadi kunci utama agar setiap tindakan tetap sesuai prosedur dan tidak membahayakan masyarakat.

Polresta Banyuwangi menegaskan, peningkatan kapasitas ini menjadi bagian dari strategi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya dalam menghadapi dinamika sosial yang berpotensi memicu kerumunan besar.

“Dengan pelatihan ini, kami harap Satsamapta semakin siap menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Suhartanto.

Upaya ini sekaligus menunjukkan komitmen kepolisian dalam mengedepankan pendekatan profesional, terukur, dan humanis dalam setiap penanganan situasi di lapangan. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#anjing K9 Banyuwangi #pelatihan K9 pengurai massa #pengamanan demonstrasi #Satsamapta Banyuwangi #polresta banyuwangi