Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Hilang 20 Hari, Lansia Banyuwangi Ditemukan Lemas di Hutan Jati Grajagan

Zamrozi Wahyu • Selasa, 5 Mei 2026 | 05:30 WIB
TIDAK BERDAYA: Sidik, lansia asal Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo dirawat di fasilitas kesehatan setelah berhasil ditemukan hutan jati Grajagan, Senin (4/5). (Pitoyo for Radar Banyuwangi)
TIDAK BERDAYA: Sidik, lansia asal Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo dirawat di fasilitas kesehatan setelah berhasil ditemukan hutan jati Grajagan, Senin (4/5). (Pitoyo for Radar Banyuwangi)

Seorang lansia di Banyuwangi yang dilaporkan hilang selama 20 hari akhirnya ditemukan dalam kondisi lemas di hutan jati. Penemuan bermula dari selembar pakaian yang menjadi petunjuk keberadaan korban.


RADARBANYUWANGI.ID – Kisah mengkhawatirkan berakhir lega. Sidik, 70, warga Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, yang hilang sejak hampir tiga pekan lalu, akhirnya ditemukan di kawasan hutan jati Desa Grajagan, Senin (4/5).

Lansia yang diketahui memiliki riwayat pikun itu ditemukan dalam kondisi lemas setelah diduga bertahan hidup selama 20 hari di area hutan.

Proses pencarian bermula dari temuan tak terduga. Warga menemukan selembar pakaian di kawasan hutan jati. Benda tersebut kemudian memicu kecurigaan dan menjadi petunjuk awal keberadaan korban.

Kepala Dusun Kaliboyo, Desa Kradenan, Pitoyo menjelaskan, informasi temuan pakaian itu pertama kali muncul sekitar empat hari sebelum korban ditemukan.

“Empat hari lalu ada warga yang menemukan baju di area hutan,” ujarnya.

Informasi tersebut langsung disebarkan kepada warga dan keluarga korban. Berbekal petunjuk itu, pencarian pun dilakukan secara gotong royong oleh warga, keluarga, serta perangkat desa.

Upaya penyisiran hutan akhirnya membuahkan hasil. Sidik ditemukan dalam kondisi sangat lemah di tengah kawasan hutan jati.

“Berbekal temuan pakaian tersebut warga menyusuri hutan untuk mencari keberadaan korban,” terang Pitoyo.

Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Purwoharjo untuk mendapatkan perawatan medis.

Beruntung, nyawa korban berhasil diselamatkan. Setelah kondisi kesehatannya membaik, Sidik kemudian diserahkan kembali kepada pihak keluarga.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, terutama keluarga yang memiliki anggota lansia dengan gangguan daya ingat, untuk meningkatkan pengawasan guna mencegah kejadian serupa terulang. (why/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#lansia hilang Banyuwangi #ditemukan di hutan jati #Sidik Purwoharjo #pencarian warga Banyuwangi #lansia pikun hilang