RADARBANYUWANGI.ID – Jalur rawan kecelakaan di kawasan pegunungan kembali memakan korban. Sebuah truk pengangkut snack terguling di tanjakan curam Jalur Gumitir, tepatnya di Dusun Barurejo, Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (1/5) pagi. Insiden ini sempat melumpuhkan arus lalu lintas di jalur penghubung vital tersebut.
Kecelakaan tunggal itu melibatkan truk Mitsubishi bernomor polisi N 9185 UI yang dikemudikan Wahyu Nurhidayat, 28, warga Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Truk dilaporkan terguling sekitar pukul 05.45 WIB saat melintas dari arah barat menuju timur.
Diduga kuat, sopir kehilangan kendali saat melintasi tikungan tajam dengan kontur jalan miring di kawasan Gunung Gumitir. Kendaraan oleng sebelum akhirnya terguling ke sisi kiri badan jalan.
“Sesampainya di tikungan Dusun Barurejo, kendaraan oleng. Sopir tidak bisa mengendalikan laju truk hingga akhirnya terguling,” ujar Kanitlantas Polsek Kalibaru, Aipda Aries Prasetyanto.
Beruntung, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa. Sopir berhasil menyelamatkan diri dan hanya mengalami luka ringan. Namun, muatan snack yang dibawa truk berhamburan di badan jalan, memperparah kondisi lalu lintas yang sudah rawan tersendat di jalur tersebut.
Meski begitu, situasi tidak sampai memicu kecelakaan beruntun. Hal ini lantaran arus lalu lintas saat kejadian relatif sepi.
“Warga sekitar langsung melapor. Petugas piket segera menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas,” imbuh Aries.
Proses evakuasi berlangsung cepat. Petugas bersama warga terlebih dahulu memindahkan barang-barang yang tercecer di jalan. Setelah itu, truk dievakuasi menggunakan kendaraan besar lain dengan sistem penarikan.
Sekitar pukul 09.00 WIB, proses evakuasi rampung. Truk berhasil dikembalikan ke posisi semula dan arus lalu lintas kembali normal.
“Evakuasi kami lakukan secepat mungkin untuk menghindari kemacetan panjang di Jalur Gumitir yang memang rawan,” tegasnya.
Jalur Gumitir sendiri dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di wilayah selatan Jawa Timur. Kombinasi tanjakan curam, tikungan tajam, serta kondisi jalan yang sempit kerap menjadi faktor pemicu kecelakaan, terutama bagi kendaraan berat.
Polisi mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan bermuatan, agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur tersebut, terutama pada pagi hari saat kondisi jalan masih licin dan berkabut.
“Pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan selalu waspada saat melintasi jalur ekstrem seperti Gumitir,” pungkas Aries. (sas/sgt)
Editor : Ali Sodiqin