Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Apel Besar Sabuk Kamtibmas 2026 di Banyuwangi, Kapolresta Ajak Ojol hingga Banser Jaga Kondusivitas

Bagus Rio Rohman • Jumat, 1 Mei 2026 | 00:00 WIB
SINERGI: Apel Sabuk Kamtibmas yang dipimpin Kapolresta  Kombespol Rofiq Ripto Himawan kemarin (30/4) melibatkan berbagai unsur masyarakat. Mulai Senkom, driver ojek online, Banser, Ansor, perguruan silat, pecalang, hingga organisasi kemasyarakatan lainnya. (Humas Polresta Banyuwangi)
SINERGI: Apel Sabuk Kamtibmas yang dipimpin Kapolresta Kombespol Rofiq Ripto Himawan kemarin (30/4) melibatkan berbagai unsur masyarakat. Mulai Senkom, driver ojek online, Banser, Ansor, perguruan silat, pecalang, hingga organisasi kemasyarakatan lainnya. (Humas Polresta Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Komitmen menjaga stabilitas keamanan di Banyuwangi diperkuat melalui Apel Besar Sabuk Kamtibmas 2026 yang digelar di halaman Mapolresta Banyuwangi, Kamis (30/6).

Kegiatan ini menjadi simbol soliditas antara kepolisian dan masyarakat dalam merawat kondusivitas wilayah di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Apel dipimpin langsung oleh Rofiq Ripto Himawan dan diikuti beragam elemen masyarakat. Mulai dari Senkom, driver ojek online (ojol), Banser, Ansor, perguruan silat, pecalang, hingga berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya.


Ikrar Bersama, Komitmen Jaga Persatuan dan Cegah Gangguan Kamtibmas

Suasana apel berlangsung penuh semangat kebersamaan. Momen penting ditandai dengan pembacaan Ikrar Sabuk Kamtibmas oleh seluruh peserta sebagai bentuk komitmen kolektif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam ikrar tersebut, seluruh elemen menyatakan kesiapan untuk:

Ikrar ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.


Pesan Kapolda Jatim: Keamanan Tanggung Jawab Bersama

Dalam amanatnya, Kapolresta menyampaikan pesan dari Kapolda Jawa Timur agar seluruh elemen terus menjaga stabilitas wilayah.

“Pesan Bapak Kapolda Jawa Timur, mari kita bersama-sama menjaga kondusivitas, keamanan, dan ketertiban di Banyuwangi. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” tegas Rofiq.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi aktif antara masyarakat dan aparat dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas sejak dini.


Kolaborasi Jadi Kunci Banyuwangi Tetap Aman

Kapolresta juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta apel yang telah berkontribusi dalam menjaga keamanan daerah. Keterlibatan berbagai unsur masyarakat dinilai sebagai kekuatan utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

“Ini bukti bahwa kolaborasi antara aparat dan masyarakat menjadi fondasi penting menjaga Banyuwangi tetap kondusif,” ujarnya.

Menurutnya, di tengah perkembangan sosial yang dinamis, sinergi lintas elemen menjadi kebutuhan mutlak. Tanpa dukungan masyarakat, upaya menjaga keamanan tidak akan berjalan optimal.


Perkuat Sinergi, Antisipasi Tantangan Keamanan ke Depan

Apel Besar Sabuk Kamtibmas 2026 tidak sekadar seremoni, tetapi juga langkah strategis untuk memperkuat jejaring komunikasi antara kepolisian dan masyarakat.

Dengan adanya komitmen bersama yang diteguhkan melalui ikrar, diharapkan seluruh elemen mampu bergerak cepat dalam mendeteksi dan merespons potensi gangguan keamanan.

Banyuwangi pun diharapkan tetap menjadi wilayah yang aman, damai, dan harmonis—hasil dari kerja bersama antara aparat dan masyarakat yang saling bersinergi. (rio/aof)

Editor : Ali Sodiqin
#keamanan Banyuwangi #Apel Sabuk Kamtibmas Banyuwangi #Polresta Banyuwangi 2026 #sinergi masyarakat polisi #Kapolresta Rofiq Ripto