RADARBANYUWANGI.ID – Senyum sumringah langsung terpancar dari wajah puluhan siswa SMP di Banyuwangi, Jawa Timur, saat menerima amplop berisi bantuan pendidikan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Rabu (29/4).
Di tengah tekanan biaya sekolah, suntikan beasiswa ini menjadi angin segar bagi pelajar dari keluarga yang membutuhkan.
Sebanyak 20 siswa dari empat SMP negeri menerima bantuan masing-masing sebesar Rp750 ribu. Penyaluran dilakukan langsung di sekolah masing-masing, disaksikan guru pembina, sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran.
Disalurkan Langsung, Tepat Sasaran
Penyerahan beasiswa dipimpin Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Banyuwangi, Nanang Khoirurozik, didampingi Sekretaris Santi Dewi dan staf Abdul Muhyi.
Nanang menegaskan, program ini merupakan bagian dari komitmen Baznas dalam mendukung keberlangsungan pendidikan pelajar di Banyuwangi.
“Semoga bantuan ini bisa meringankan biaya pendidikan dan memotivasi adik-adik untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Penyaluran langsung ke sekolah menjadi strategi untuk memastikan transparansi sekaligus kedekatan dengan penerima manfaat.
Menyasar Empat SMP Negeri
Para penerima beasiswa berasal dari empat sekolah, yakni SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, dan SMPN 4 Banyuwangi. Masing-masing sekolah mengirimkan lima siswa yang dinilai layak menerima bantuan.
Program ini menyasar siswa yang membutuhkan dukungan finansial agar tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa hambatan.
Dampak Nyata bagi Siswa
Bagi para siswa, bantuan tersebut bukan sekadar nominal uang, tetapi simbol dukungan dan harapan. Usai menerima beasiswa, mereka tampak antusias dan mengungkapkan rasa terima kasih.
“Terima kasih Baznas Kabupaten Banyuwangi!” seru salah satu siswa, Rizqi Alfian, dengan penuh semangat.
Ekspresi bahagia itu menunjukkan betapa bantuan pendidikan masih menjadi kebutuhan mendesak bagi sebagian pelajar.
Zakat untuk Pendidikan
Program beasiswa ini merupakan bagian dari distribusi zakat yang dikelola Baznas Banyuwangi. Fokusnya tidak hanya pada bantuan konsumtif, tetapi juga pada penguatan sektor pendidikan sebagai investasi jangka panjang.
Dengan dukungan seperti ini, diharapkan angka putus sekolah dapat ditekan, sekaligus membuka peluang bagi siswa untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Dorong Semangat Belajar
Selain membantu secara finansial, beasiswa juga diharapkan menjadi pemicu semangat belajar. Siswa penerima didorong untuk terus meningkatkan prestasi sebagai bentuk tanggung jawab atas bantuan yang diterima.
Baznas Banyuwangi memastikan program serupa akan terus digulirkan secara berkelanjutan, menyasar lebih banyak pelajar di berbagai jenjang pendidikan.
Di tengah tantangan ekonomi, kolaborasi antara lembaga zakat dan dunia pendidikan menjadi kunci untuk menjaga akses belajar tetap terbuka bagi semua kalangan. (sgt)
Editor : Ali Sodiqin