RADARBANYUWANGI.ID – Sebanyak 197 personel Polresta Banyuwangi menjalani tes kemampuan bela diri di Mapolresta Banyuwangi, Kamis (23/4). Ujian ini tak sekadar rutinitas, tetapi juga menjadi syarat penting bagi anggota yang akan naik pangkat.
Dalam pelaksanaannya, para personel diuji kemampuan menghadapi situasi lapangan, baik menggunakan teknik tangan kosong maupun dengan alat. Ujian ini dirancang untuk memastikan kesiapan fisik dan keterampilan anggota dalam menghadapi potensi ancaman saat bertugas.
Dua Agenda Sekaligus: Latihan dan Ujian
Kapolresta Banyuwangi Rofiq Ripto Himawan melalui Kabag SDM, Akhmad Ali Masduki, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mencakup dua agenda utama, yakni latihan rutin dan ujian kenaikan pangkat.
“Latihan bela diri ini memang sudah terjadwal. Selain untuk mengasah kemampuan anggota, juga menjadi ujian bagi mereka yang akan naik pangkat,” ujarnya.
Dari total peserta, sebanyak 96 personel mengikuti latihan rutin yang dipandu instruktur. Sementara itu, sekitar 101 anggota lainnya mengikuti ujian sebagai bagian dari proses evaluasi kenaikan pangkat.
Tingkatkan Kesiapsiagaan di Lapangan
Menurut Ali, kemampuan bela diri menjadi kompetensi dasar yang wajib dimiliki setiap anggota Polri. Keterampilan ini sangat penting untuk menunjang tugas di lapangan, terutama dalam situasi yang membutuhkan tindakan cepat dan terukur.
“Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan anggota, sehingga bisa meminimalisasi risiko kecelakaan kerja saat bertugas,” jelasnya.
Selain aspek teknis, latihan ini juga menjadi bagian dari pembentukan mental dan kedisiplinan anggota dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Jamin Keamanan dan Pelayanan Masyarakat
Dengan kemampuan bela diri yang terus diasah, diharapkan personel Polresta Banyuwangi semakin siap dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Ali menegaskan, peningkatan kapasitas individu anggota akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan keamanan di wilayah hukum Banyuwangi.
“Harapan kami, kemampuan anggota dalam melindungi diri dan menghadapi ancaman semakin terasah, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman,” tegasnya.
Profesionalisme Jadi Prioritas
Pelaksanaan tes bela diri ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polresta Banyuwangi dalam meningkatkan profesionalisme institusi. Tidak hanya mengandalkan kewenangan, tetapi juga kemampuan teknis yang mumpuni.
Dengan kombinasi latihan rutin dan evaluasi berkala, Polresta Banyuwangi berupaya memastikan setiap personel memiliki standar kompetensi yang sesuai dengan tuntutan tugas di lapangan.
Langkah ini sekaligus menjadi komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di Bumi Blambangan, seiring meningkatnya dinamika sosial dan kebutuhan pelayanan publik yang semakin kompleks. (rio/aif)
Editor : Ali Sodiqin