Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pohon Trembesi Nyaris Tumbang di Jalur Banyuwangi–Jember, Polisi Gerak Cepat Evakuasi

Salis Ali Muhyidin • Sabtu, 25 April 2026 | 12:00 WIB
EVAKUASI: Petugas gabungan memangkas pohon trembesi yang nyaris roboh di jalan nasional Dusun Tegalgondo, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, Jumat siang (24/4). (Salis Ali/Radar Banyuwangi)
EVAKUASI: Petugas gabungan memangkas pohon trembesi yang nyaris roboh di jalan nasional Dusun Tegalgondo, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, Jumat siang (24/4). (Salis Ali/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Ancaman kecelakaan di jalur nasional Banyuwangi–Jember nyaris terjadi. Sebatang pohon trembesi berukuran besar di Dusun Tegalgondo, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Jawa Timur, mendadak miring ke badan jalan setelah terserempet truk trailer, Jumat siang (24/4).

Kondisi tersebut langsung memicu respons cepat aparat. Tanpa menunggu lama, petugas gabungan turun tangan memangkas dan mengevakuasi pohon yang berpotensi tumbang dan membahayakan pengguna jalan.

Baca Juga: Purbaya Kaget Wacana PPN Jalan Tol di Renstra DJP, Menkeu: Saya Belum Tahu, Akan Saya Cek

Peristiwa itu sempat membuat arus lalu lintas tersendat. Jalur utama penghubung Banyuwangi–Jember tersebut dikenal padat kendaraan, terutama angkutan logistik.

Kapolsek Kalibaru, Achmad Junaedi, menjelaskan pihaknya menerima laporan adanya pohon yang condong ke jalan setelah tertemper kendaraan berat.

“Kami langsung berkoordinasi dengan BPBD Banyuwangi untuk melakukan pemotongan. Ini jalur padat, jadi harus segera ditangani demi keselamatan pengendara,” ujarnya.

Proses evakuasi melibatkan tim gabungan dari Polsek Kalibaru, TRC BPBD, serta Pemerintah Desa Kajarharjo. Petugas menggunakan mesin gergaji untuk memotong bagian batang dan dahan yang rawan roboh.

Baca Juga: Trik Nelayan Profesional Mancing Cumi di Laut Saat Cuaca Ekstrem, Hasilnya di Luar Dugaan

Selama proses berlangsung, arus lalu lintas diberlakukan sistem buka-tutup guna menghindari risiko kecelakaan. Pengendara harus bergantian melintas di jalur tersebut.

“Kami lakukan buka tutup sekitar 15 sampai 20 menit sampai proses pemotongan selesai,” tambahnya.

Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada dahan atau batang pohon yang jatuh tiba-tiba ke badan jalan saat kendaraan melintas.

Sekitar pukul 12.00, proses evakuasi berhasil diselesaikan. Material kayu yang sempat menutup sebagian bahu jalan langsung dibersihkan sehingga arus lalu lintas kembali normal.

Kapolsek juga mengingatkan bahwa di sepanjang jalur tersebut terdapat banyak pohon pengayom berukuran besar yang berpotensi membahayakan jika tidak dipangkas secara berkala.

Baca Juga: TransNusa Buka Rute Jakarta–Lombok, Persaingan Maskapai Memanas di BIZAM

“Memang banyak pohon besar di lokasi itu. Perlu perhatian agar tidak membahayakan pengguna jalan,” tegasnya.


Imbauan Waspada di Jalur Rawan

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan, untuk meningkatkan kewaspadaan—terutama saat melintas di jalur rawan dengan pepohonan besar dan kondisi cuaca ekstrem.

Petugas juga mengimbau warga agar segera melapor jika menemukan potensi bahaya di jalan, seperti pohon miring atau tumbang.

Respons cepat dalam kejadian ini dinilai berhasil mencegah risiko lebih besar. Di jalur padat seperti Banyuwangi–Jember, keterlambatan penanganan bisa berujung fatal.

Ke depan, koordinasi lintas instansi dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci untuk menjaga keselamatan di ruang publik—terutama di titik-titik rawan bencana. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#jalur Banyuwangi Jember #pohon tumbang Kalibaru #evakuasi pohon #polsek kalibaru #bpbd banyuwangi