RADARBANYUWANGI.ID – Di tengah duka akibat rumah roboh diterjang cuaca ekstrem, harapan baru akhirnya datang bagi Samawi, warga Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Rumah yang sempat rata dengan tanah kini kembali berdiri kokoh—dibangun lewat aksi sosial Polresta Banyuwangi.
Peresmian hasil bedah rumah tersebut dilakukan langsung oleh Kapolresta Banyuwangi, Rofiq Ripto Himawan, Kamis sore (23/4). Momen itu menjadi simbol nyata kehadiran polisi di tengah kesulitan masyarakat.
Sebelumnya, rumah milik Samawi mengalami kerusakan parah hingga roboh akibat hujan deras disertai angin kencang. Kondisi tersebut membuat keluarga korban kehilangan tempat tinggal yang layak.
Baca Juga: Sukun dari Nusantara Diburu Dunia: Dari Fantasi Eropa hingga Solusi Krisis Pangan Global
Merespons situasi itu, jajaran Polresta Banyuwangi melalui Sat Binmas dan Sat Reskrim bergerak cepat. Program bedah rumah langsung diinisiasi sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta didampingi sejumlah pejabat utama, di antaranya Kasat Reskrim Kompol Lanang Teguh Pambudi dan Kasat Binmas Kompol Basori Alwi, serta unsur Muspika Kalipuro.
Acara berlangsung khidmat, diawali doa bersama dan dilanjutkan peninjauan langsung kondisi rumah yang telah selesai dibangun. Secara simbolis, Kapolresta menyerahkan kunci rumah kepada Samawi sebagai tanda rumah siap dihuni kembali.
Suasana semakin hangat ketika rombongan melaksanakan salat Magrib berjamaah di lokasi, dilanjutkan tasyakuran sederhana bersama warga sekitar. Momen tersebut menjadi bukti kedekatan antara aparat dan masyarakat.
Baca Juga: Trik Nelayan Profesional Mancing Cumi di Laut Saat Cuaca Ekstrem, Hasilnya di Luar Dugaan
Kapolresta Rofiq menegaskan, program bedah rumah bukan sekadar bantuan fisik, tetapi juga bagian dari pendekatan humanis kepolisian.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata kehadiran Polri di tengah problem masyarakat. Kami ingin memastikan warga yang tertimpa musibah tidak merasa sendirian,” ujarnya.
Ia menambahkan, program tersebut merupakan bagian dari strategi “Sabuk Kamtibmas”, yang menitikberatkan pada penguatan hubungan sosial sebagai fondasi keamanan wilayah.
“Hubungan yang dibangun dengan nilai kemanusiaan akan menjadi kekuatan utama dalam menjaga kondusivitas. Kami ingin masyarakat merasakan polisi hadir saat dibutuhkan,” tegasnya.
Baca Juga: TransNusa Buka Rute Jakarta–Lombok, Persaingan Maskapai Memanas di BIZAM
Melalui pendekatan ini, Polresta Banyuwangi berharap sinergi antara aparat dan masyarakat semakin kuat. Keamanan wilayah tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum, tetapi juga pada kepercayaan dan kebersamaan.
Sementara itu, Samawi tak mampu menyembunyikan rasa haru saat menerima rumah barunya. Ia mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan.
“Terima kasih atas kepedulian semua pihak. Rumah ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ucapnya.
Aksi sosial ini menjadi contoh nyata bagaimana gotong royong antara aparat dan masyarakat dapat menghadirkan solusi di tengah kesulitan. Lebih dari sekadar membangun rumah, kegiatan ini juga membangun harapan—serta mempererat ikatan antara Polri dan warga demi Banyuwangi yang aman dan sejahtera. (sgt)
Editor : Ali Sodiqin