Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bhayangkari Banyuwangi Tanam Ratusan Cemara di Pantai, Edukasi Anak TK Cintai Lingkungan Sejak Dini

Bagus Rio Rohman • Sabtu, 25 April 2026 | 01:00 WIB
PENGHIJAUAN: Ketua Bhayangkari Cabang Kota Banyuwangi sekaligus Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kota Banyuwangi adalah Ny Sari Rofiq Ripto mengajak anak TK menanam pohon cemara di Pantai Cemara, Kelurahan Pakis, Kamis (23/4). (Humas Polresta Banyuwangi)
PENGHIJAUAN: Ketua Bhayangkari Cabang Kota Banyuwangi sekaligus Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kota Banyuwangi adalah Ny Sari Rofiq Ripto mengajak anak TK menanam pohon cemara di Pantai Cemara, Kelurahan Pakis, Kamis (23/4). (Humas Polresta Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Suara tawa anak-anak berpadu dengan debur ombak di pesisir Pantai Cemara, Kelurahan Pakis, Kamis (23/4). Di tengah suasana ceria itu, ratusan pohon cemara mulai ditanam. Bukan sekadar penghijauan, aksi ini menjadi cara unik Polresta Banyuwangi menanamkan kepedulian lingkungan sejak usia dini.

Puluhan siswa Taman Kanak-Kanak (TK) tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Dengan didampingi anggota Bhayangkari dan personel kepolisian, mereka belajar langsung cara menanam pohon di kawasan pesisir.

Baca Juga: Kisi-kisi Soal Tes CAT Koperasi Merah Putih 2026, Mulai Dasar Perkoperasian hingga Literasi Keuangan

Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mengedukasi generasi muda agar lebih peduli terhadap kelestarian alam.

Keceriaan terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Anak-anak tampak menikmati pengalaman baru menanam pohon di alam terbuka. Sesekali, gelak tawa pecah saat mereka berinteraksi dengan para pendamping.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan yang juga bertindak sebagai penasihat Yayasan Kemala Bhayangkari. Ia didampingi Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kota Banyuwangi Ny Sari Rofiq Ripto serta Wakil Ketua Ny Levi Teguh Priyo Wasono.

Baca Juga: Sentuhan Pemberdayaan BRI Perkuat Lompatan Desa Sumberejo Pacitan Jadi Motor Ekonomi Desa yang Kian Bersinar

Selain itu, sejumlah pejabat utama (PJU) Polresta Banyuwangi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi Dwi Handajani, perwakilan Dinas PUCKPP, hingga aktivis pecinta alam turut ambil bagian. Kehadiran guru dan murid TK Kemala Bhayangkari 34 Banyuwangi semakin menyemarakkan kegiatan tersebut.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Lebih dari itu, menjadi sarana edukasi nyata bagi anak-anak untuk mengenal pentingnya menjaga lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan rasa cinta lingkungan sejak dini. Pendekatan yang kami lakukan dibuat menyenangkan agar anak-anak merasa nyaman dan mudah memahami bahwa menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Baca Juga: Sukun dari Nusantara Diburu Dunia: Dari Fantasi Eropa hingga Solusi Krisis Pangan Global

Menurutnya, penghijauan di kawasan pesisir juga memiliki dampak jangka panjang bagi lingkungan. Selain mencegah abrasi, keberadaan pohon cemara turut menjaga ekosistem pantai.

Namun, pesan utama dari kegiatan tersebut bukan hanya soal menanam pohon. Lebih jauh, nilai kepedulian dan tanggung jawab terhadap alam yang ingin ditanamkan kepada generasi muda.

“Selain menanam pohon, yang lebih penting adalah menanam kebaikan. Harapannya, anak-anak ini tumbuh menjadi pribadi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” imbuhnya.

Baca Juga: Update Harga Emas Pegadaian 24 April 2026: Antam Stabil, UBS Naik, Galeri 24 Turun

Rofiq juga menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam menjaga kelestarian alam. Keterlibatan Bhayangkari, kepolisian, pemerintah daerah, hingga masyarakat menjadi kunci keberhasilan upaya pelestarian lingkungan di Banyuwangi.

“Kita semua punya tanggung jawab untuk menjaga alam, demi masa depan anak cucu kita,” tegasnya.

Melalui kegiatan sederhana namun sarat makna ini, Bhayangkari Banyuwangi menunjukkan bahwa edukasi lingkungan tidak harus dilakukan di ruang kelas. Alam terbuka justru menjadi media belajar yang efektif—menghadirkan pengalaman langsung yang akan terus diingat anak-anak hingga dewasa. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Bhayangkari Banyuwangi #tanam pohon cemara #edukasi lingkungan anak #HUT Kemala Bhayangkari #Pantai Cemara