RADARBANYUWANGI.ID – Pengawasan pelanggaran lalu lintas di Banyuwangi kian ketat. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banyuwangi mengoptimalkan kinerja kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dengan pembenahan teknis, terutama pada fitur pencahayaan (flash), agar mampu menangkap pelanggaran secara lebih akurat, termasuk di malam hari.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat penegakan hukum berbasis teknologi sekaligus meningkatkan disiplin masyarakat di jalan raya.
Dengan kualitas gambar yang semakin tajam, peluang pelanggar lolos dari pantauan kamera pun semakin kecil.
Kanit Kamsel Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Irvin, menjelaskan bahwa peningkatan kualitas kamera menjadi fokus utama dalam optimalisasi sistem ETLE saat ini.
“Perbaikan dilakukan khususnya pada sistem kamera flash agar hasil tangkapan gambar lebih jelas, termasuk saat kondisi minim cahaya,” ujarnya, kemarin (20/4).
Sejumlah titik strategis di Banyuwangi telah dipasangi kamera ETLE statis. Di antaranya berada di Jalan Basuki Rahmat wilayah Klatak, Kalipuro; Jalan Jenderal Ahmad Yani kawasan Penganjuran dan Tukangkayu; Jalan Jenderal PB Sudirman; Jalan S. Parman Pakis; Jalan Gajah Mada Genteng Kulon; hingga Jalan Adi Sucipto, Taman Baru.
Dengan pembaruan tersebut, kamera ETLE kini mampu menangkap detail pelanggaran dengan lebih presisi.
Baca Juga: Trump Tekan Kuba: Deal Ekonomi, Ganti Rezim, atau Serangan Militer? Semua Opsi Berisiko
Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor kendaraan dapat terbaca lebih jelas, sehingga memudahkan proses identifikasi dan verifikasi.
Tak hanya itu, jenis pelanggaran juga dapat terdeteksi lebih akurat, mulai dari pengendara yang tidak menggunakan sabuk pengaman hingga penggunaan ponsel saat berkendara, termasuk pada kondisi malam hari.
“Kilauan flash yang terlihat oleh pengendara juga menjadi pengingat langsung bahwa pengawasan sedang berlangsung. Secara psikologis, ini mendorong masyarakat untuk lebih disiplin karena ada bukti visual saat terjadi pelanggaran,” tambahnya.
Sementara itu, Baur Tilang Satlantas Polresta Banyuwangi, Bripka Findi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan perbaikan pada sejumlah kamera ETLE yang sebelumnya mengalami kendala teknis.
Baca Juga: Bukan Sekadar Bertahan Hidup! Ini Cara Cerdas Selamat di Tengah Guncangan Ekonomi 2026
Salah satu titik yang sempat bermasalah adalah kamera di Jalan Adi Sucipto.
Meski sebelumnya masih dapat mengambil gambar, hasilnya dinilai kurang optimal karena pencahayaan yang minim.
“Sudah dilakukan perbaikan pada kamera flash, sehingga kini dapat berjalan normal dan menghasilkan gambar yang terang dan jelas,” jelasnya.
Kendala serupa juga sempat terjadi pada kamera ETLE di Jalan Gajah Mada, Genteng.
Namun kini perangkat tersebut telah kembali berfungsi optimal setelah dilakukan pembenahan.
Baca Juga: LATIHAN SOAL SNBT 2026 LENGKAP: TPS, Literasi, dan Penalaran Matematika
Dengan optimalisasi ini, Satlantas Polresta Banyuwangi berharap sistem ETLE tidak hanya efektif dalam menindak pelanggaran, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas.
Pendekatan berbasis teknologi ini diharapkan dapat menekan angka pelanggaran sekaligus mengurangi risiko kecelakaan, sehingga tercipta keamanan dan keselamatan bersama di jalan raya. (rio/aif)
Editor : Ali Sodiqin