Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Solichin Resmi Jadi Kalapas Banyuwangi, Tantangan Kinerja dan Integritas Langsung Menanti

Bagus Rio Rohman • Sabtu, 18 April 2026 | 06:50 WIB
DISAMBUT TARI GANDRUNG: Solichin (kiri) dan Wayan Nurastra menjalani prosesi serah terima jabatan di Lapas kelas IIA Banyuwangi, kemarin (16/4). (Bagus Rio/Radar Banyuwangi)
DISAMBUT TARI GANDRUNG: Solichin (kiri) dan Wayan Nurastra menjalani prosesi serah terima jabatan di Lapas kelas IIA Banyuwangi, kemarin (16/4). (Bagus Rio/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Pergantian pucuk pimpinan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi bukan sekadar seremoni rutin.

Di balik prosesi pisah sambut, terselip tantangan besar: menjaga kinerja, memperkuat integritas, dan memastikan mesin organisasi tetap berjalan tanpa celah.

Solichin resmi menakhodai Lapas Banyuwangi setelah menerima tongkat estafet dari I Wayan Nurasta Wibawa dalam acara yang digelar di Aula Sahardjo, Rabu (16/4).

Pergantian ini menjadi bagian dari rotasi struktural di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur.

Baca Juga: Rawon Mak Tini Bertahan 100 Tahun: Legenda Rasa yang Bertahan, Tapi Terancam Berhenti di Generasi Ketiga

Momentum tersebut dihadiri Kepala Bidang Pembinaan Kanwil Ditjenpas Jatim, Alzuarman, serta jajaran Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka UPT) se-Korwil Jember.

Serah terima ini merupakan tindak lanjut dari pelantikan yang sebelumnya telah dilakukan di Kantor Wilayah Ditjenpas Jatim pada Senin (13/4).

I Wayan Nurasta Wibawa selanjutnya akan mengemban tugas baru sebagai Kalapas Kelas IIA Tenggarong.

Baca Juga: Sampah Styrofoam Menumpuk di Jalur Gumitir Banyuwangi-Jember, Dibakar Darurat: Solusi Cepat atau Ancaman Baru?

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa capaian Lapas Banyuwangi selama masa kepemimpinannya bukan hasil kerja individu, melainkan kolaborasi seluruh jajaran.

“Keberhasilan berbagai program di Lapas Banyuwangi tidak terlepas dari kekompakan dan dukungan penuh seluruh pegawai. Saya berharap solidaritas ini terus terjaga dan ditingkatkan,” ujarnya.

Namun, pergantian kepemimpinan juga membuka babak baru dengan ekspektasi yang tidak ringan.

Solichin, yang sebelumnya menjabat Kalapas Kelas IIA Kediri, dituntut tidak hanya melanjutkan program yang sudah ada, tetapi juga meningkatkan standar kinerja di tengah sorotan terhadap institusi pemasyarakatan.

“Saya siap melanjutkan berbagai program yang telah dibangun. Dukungan seluruh pegawai sangat dibutuhkan untuk mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang sudah ada,” tegas Solichin.

Baca Juga: Minyakita Langka di Banyuwangi, Warga Terjepit Harga Naik Usai Lebaran

Pesan tegas datang dari Kanwil Ditjenpas Jatim melalui Kabid Pembinaan, Alzuarman.

Ia menekankan bahwa rotasi jabatan bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari strategi penyegaran organisasi untuk mendorong performa yang lebih baik.

Di sisi lain, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas di lingkungan pemasyarakatan—isu yang kerap menjadi sorotan publik.

“Program-program yang sudah baik harus dilanjutkan. Tidak hanya itu, integritas pegawai harus tetap dijaga. Seluruh jajaran wajib memberikan dukungan total,” pesannya.

Baca Juga: Pedagang Pakaian Pasar Tradisional di Banyuwangi Terdesak Era Digital, Bertahan dengan Jualan Online Serba Terbatas

Penegasan tersebut menjadi sinyal bahwa kepemimpinan baru tidak hanya dinilai dari keberlanjutan program, tetapi juga dari kemampuannya menjaga disiplin dan menutup potensi pelanggaran di internal.

Dengan jabatan baru di tangan Solichin, Lapas Banyuwangi kini memasuki fase penyesuaian.

 Tantangannya jelas: memastikan transisi berjalan mulus tanpa mengganggu ritme kerja, sekaligus menjawab tuntutan publik terhadap lembaga pemasyarakatan yang bersih dan profesional.

Di tengah dinamika organisasi, satu hal tak berubah—ekspektasi tinggi terhadap kinerja dan integritas yang harus dijaga setiap saat. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Kalapas Banyuwangi #Ditjenpas Jatim #Solichin #rotasi jabatan lapas #lapas banyuwangi