50 KK di Bangorejo Banyuwangi Dapat Sambungan Air Bersih Gratis, Kolaborasi PLN dan Pemkab

Sigit Hariyadi • Dipublikasikan Rabu, 15 April 2026 | 08:30 WIB
AIR UNTUK KEHIDUPAN: Wabup Mujiono bersama GM PLN UIP JBTB Hendro Prasetyawan menjajal sambungan air bersih di Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, Selasa (14/4). (Dini for Radar Banyuwangi)
AIR UNTUK KEHIDUPAN: Wabup Mujiono bersama GM PLN UIP JBTB Hendro Prasetyawan menjajal sambungan air bersih di Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, Selasa (14/4). (Dini for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Puluhan kepala keluarga (KK) di Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, kini bisa menikmati akses air bersih langsung ke rumah. Sebanyak 50 KK menerima bantuan sambungan rumah (SR) air bersih melalui program kolaborasi antara PT PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar berupa air bersih yang layak konsumsi. Penyerahan bantuan tersebut dihadiri langsung Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Senin (14/4).

General Manager PLN UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN yang difokuskan pada penguatan desa, termasuk Desa Siaga Bencana di Kebondalem.

“Total anggaran yang digelontorkan untuk Desa Kebondalem ini sekitar Rp 200 juta. Anggaran tersebut mencakup pembangunan 50 sambungan rumah dengan panjang jaringan kurang lebih 1,3 kilometer,” ujarnya.

Menurut Hendro, program TJSL tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur, tetapi juga bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Salah satunya melalui penyediaan akses air bersih yang menjadi kebutuhan vital dalam kondisi darurat maupun kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat nyata serta turut mendorong peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat setempat,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menyampaikan apresiasi atas kontribusi PLN yang selama ini aktif bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program pembangunan.

Ia menyebut, selain program sambungan air bersih, PLN juga telah berkontribusi dalam penyediaan listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu di Banyuwangi.

“Terima kasih kepada PLN atas kontribusinya selama ini. Sinergi ini sangat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan dasar bagi masyarakat,” ujarnya.

Mujiono menambahkan, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi selama ini juga telah mengalokasikan anggaran untuk pemasangan ribuan sambungan air bersih gratis di berbagai desa. Program tersebut bertujuan mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan air minum sekaligus meningkatkan kualitas sanitasi.

Menurutnya, penyediaan sambungan rumah air bersih menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta mendorong kesejahteraan secara menyeluruh.

“Selain APBD telah menganggarkan ribuan sambungan air bersih ke rumah warga, pemkab juga didukung berbagai pihak melalui program corporate social responsibility (CSR). Ini bentuk kolaborasi bersama untuk meningkatkan kualitas kehidupan warga,” tegasnya.

Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Desa Kebondalem tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih. Selain itu, kualitas sanitasi lingkungan juga semakin baik, sehingga berdampak positif terhadap kesehatan masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi dapat menghadirkan solusi bagi kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
sambungan air bersih Banyuwangi program CSR air PLN UIP JBTB Desa Kebondalem bangorejo