Dishub Banyuwangi Optimalkan Rambu Lalu Lintas, Pangkas Pohon yang Tutupi Visibilitas Pengendara

Bagus Rio Rohman • Dipublikasikan Selasa, 14 April 2026 | 10:30 WIB
PANGKAS RANTING POHON: Petugas Dishub Banyuwangi memotong sejumlah ranting pohon yang menghalangi rambu-rambu di sejumlah titik jalan di Banyuwangi, Senin (13/4). (Bagus Rio/Radar Banyuwangi)
PANGKAS RANTING POHON: Petugas Dishub Banyuwangi memotong sejumlah ranting pohon yang menghalangi rambu-rambu di sejumlah titik jalan di Banyuwangi, Senin (13/4). (Bagus Rio/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Dinas Perhubungan Banyuwangi terus mengintensifkan upaya optimalisasi fungsi rambu lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memangkas pohon dan dahan yang selama ini menutupi rambu, sehingga mengganggu visibilitas pengguna jalan.

Kegiatan pemangkasan tersebut dilakukan di berbagai titik strategis di wilayah Banyuwangi, khususnya pada jalur utama dan kawasan dengan tingkat kepadatan lalu lintas tinggi. Petugas Dishub terlihat merapikan ranting dan dahan pohon yang menghalangi pandangan terhadap rambu-rambu lalu lintas.

Dengan dibukanya kembali pandangan terhadap rambu, diharapkan para pengendara dapat lebih mudah membaca petunjuk maupun peringatan yang terpasang, sehingga keselamatan berkendara bisa meningkat.

Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi, I Komang Sudira Atmaja, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pemeliharaan rutin sekaligus respons atas laporan masyarakat.

“Optimalisasi rambu ini penting untuk mendukung keselamatan berkendara. Kami lakukan perapian pohon agar rambu bisa terlihat jelas oleh pengguna jalan,” ujarnya, Senin (13/4).

Menurut Komang, banyak rambu lalu lintas yang fungsinya menjadi kurang optimal karena tertutup oleh pepohonan yang tumbuh lebat. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan karena informasi penting tidak terbaca dengan baik.

Selain pemangkasan pohon, Dishub juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi rambu di berbagai wilayah. Rambu yang rusak atau tidak layak akan segera diperbaiki maupun diganti agar tetap berfungsi maksimal.

“Tidak hanya pemangkasan pohon, perbaikan dan penggantian rambu yang rusak juga menjadi perhatian kami,” tegasnya.

Dishub Banyuwangi juga mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga fasilitas lalu lintas. Warga diminta tidak merusak rambu serta segera melaporkan jika menemukan rambu yang tertutup atau mengalami kerusakan.

“Jika menemukan rambu yang tertutup atau rusak, bisa segera dilaporkan agar kami tindak lanjuti,” tambah Komang.

Langkah optimalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat kepatuhan pengguna jalan terhadap rambu lalu lintas. Dengan demikian, potensi kecelakaan di jalan raya dapat ditekan dan kenyamanan berkendara semakin terjamin.

Dishub optimistis, dengan rambu yang terlihat jelas dan terawat, masyarakat akan lebih mudah memahami aturan lalu lintas serta mengikuti petunjuk yang ada di jalan.

“Semoga dengan optimalisasi ini, masyarakat khususnya pengendara lebih memahami rambu dan semakin mudah membaca petunjuk yang ada,” pungkasnya. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
rambu lalu lintas Banyuwangi pemangkasan pohon rambu fasilitas jalan keselamatan berkendara dishub banyuwangi