Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Harga Seafood Pantura Situbondo Tak Seragam, Bupati Rio Turun Tangan Tata UMKM Bungatan

Ali Sodiqin • Senin, 13 April 2026 | 21:00 WIB
Bupati Situbondo Yusuf Rio kumpulkan pedagang seafood Pantura Bungatan, tata harga dan fasilitas demi kenyamanan wisatawan. (situbondokab.go.id)
Bupati Situbondo Yusuf Rio kumpulkan pedagang seafood Pantura Bungatan, tata harga dan fasilitas demi kenyamanan wisatawan. (situbondokab.go.id)

RADARBANYUWANGI.ID – Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, turun langsung menata kawasan kuliner seafood di jalur Pantura, Kecamatan Bungatan. Langkah ini diambil menyusul adanya keluhan masyarakat terkait harga menu yang tidak seragam.

Keluhan tersebut mencuat setelah seorang warga luar daerah menyampaikannya melalui siaran langsung di platform TikTok, yang kemudian mendapat respons cepat dari Bupati Rio.

Dialog Langsung dengan Pedagang Seafood

Dikutip dari laman situbondokab.go.id, dalam pertemuan yang digelar Rabu (8/4/2026), Bupati Rio mengumpulkan para pedagang seafood untuk berdialog langsung. 

Ia ingin mengetahui kebutuhan pedagang sekaligus melakukan penataan kawasan agar lebih tertib dan nyaman.

“Apa saja yang dibutuhkan,” tanya Bupati kepada para pedagang.

Para pelaku usaha kemudian menyampaikan berbagai kebutuhan, di antaranya:

Pemkab Siap Fasilitasi, Pedagang Diminta Jaga Kebersihan

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Rio menyatakan pemerintah daerah siap memberikan fasilitas yang dibutuhkan.

Namun, ia menegaskan pentingnya komitmen pedagang dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya tidak membuang sampah ke laut.

“Oke, tapi nanti kalau sudah ada TPS jangan buang sampah ke laut ya,” tegasnya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga citra kawasan Pantura sebagai destinasi kuliner yang bersih dan nyaman.

69 UMKM Kuliner Seafood Akan Ditata

Camat Bungatan, Yogie Kripsian Sah, mengungkapkan bahwa terdapat 69 pelaku UMKM kuliner seafood yang beroperasi di sepanjang jalur Pantura wilayahnya.

“Ada 69 pelaku UMKM di sepanjang jalan Pantura Kecamatan Bungatan,” ujarnya.

Menurutnya, penataan ini tidak hanya fokus pada fasilitas, tetapi juga peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan.

Harga Akan Diseragamkan

Salah satu fokus utama penataan adalah menyamakan harga menu yang selama ini dikeluhkan tidak konsisten meski jenis makanan sama.

“Selama ini harganya tidak seragam dengan menu yang sama, ke depan akan diseragamkan,” jelas Yogie.

Selain itu, para pedagang juga didorong untuk meningkatkan kualitas penyajian makanan agar lebih menarik bagi wisatawan.

“Bagaimana harga bisa terjangkau, dan hidangannya semakin menarik,” tambahnya.

Penataan Kawasan dan Pengelolaan Sampah

Sebagai bagian dari penataan kawasan, pemerintah kecamatan juga akan menyiapkan fasilitas TPS guna mendukung kebersihan lingkungan.

“Nanti kita buat tempat sampah sementara (TPS),” ujarnya.

Langkah ini diharapkan mampu mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Dorong Wisata Kuliner Pantura Lebih Profesional

Penataan UMKM seafood di Pantura Bungatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Situbondo dalam mendorong sektor pariwisata kuliner.

Dengan harga yang transparan, fasilitas memadai, serta lingkungan yang bersih, kawasan ini diharapkan semakin diminati wisatawan lokal maupun luar daerah.

Langkah cepat Yusuf Rio Wahyu Prayogo dalam merespons keluhan masyarakat menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membenahi sektor UMKM kuliner.

Penyeragaman harga, penyediaan fasilitas, serta penataan kawasan diharapkan mampu meningkatkan daya saing kuliner seafood Pantura Situbondo sekaligus memberikan kenyamanan bagi para pengunjung. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#harga seafood Situbondo #UMKM Bungatan #Pantura Situbondo kuliner #penataan pedagang seafood #Yusuf Rio Wahyu Prayogo