Pelantikan PCNU Banyuwangi 2026-2030 Digelar Sabtu di Ponpes Minhajut Thullab, PWNU Jatim Utus Misbahul Munir dan Gus Firjaun

Syaifuddin Mahmud • Dipublikasikan Jumat, 3 April 2026 | 17:57 WIB
Ketua panitia pelantikan PCNU Banyuwnagi H Junaedi dan KH Fahrudin Manan membahas persiapan pelantikan. (Syaifuddin Mahmud/Radar Banyuwangi)
Ketua panitia pelantikan PCNU Banyuwnagi H Junaedi dan KH Fahrudin Manan membahas persiapan pelantikan. (Syaifuddin Mahmud/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi masa khidmat 2026-2030 dipastikan berlangsung pada Sabtu (4/4) besok di Pondok Pesantren Minhajut Thullab, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, mulai pukul 13.00 WIB.

Menjelang hari pelaksanaan, panitia terus mematangkan seluruh persiapan acara. Kepastian semakin menguat setelah panitia menerima surat resmi dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur pada Kamis (3/4).

Dalam surat bernomor 1025/PW.01/A.II.06.45/16/04/2026, PWNU Jatim mengutus dua nama untuk menghadiri prosesi pelantikan, yakni Dr Misbahul Munir, SH, MAg dan KH Muh Balya Firjaun Barlaman.

Ketua panitia pelantikan, H Junaedi, yang akrab disapa Pak Jo, mengatakan surat tugas tersebut menjadi penegas bahwa agenda pelantikan akan berjalan sesuai jadwal.

“Isi surat tugas menghadiri kegiatan pelantikan PCNU Banyuwangi yang diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 4 April 2026 pukul 13.00. Surat tersebut ditandatangani KH Anwar Mansur selaku Rais Syuriyah, Dr KH Ahsanul Haq, MPdI sebagai Katib, KH Kikin A Hakim sebagai Ketua Tanfidziyah, dan Ir HM Faqih MSA, PhD selaku sekretaris,” ujarnya.

Dengan keluarnya surat resmi itu, lanjut Pak Jo, pihak panitia kini semakin lega.

“Dengan keluarnya surat tersebut, panitia semakin lega karena pelantikan jadi dilaksanakan pada hari Sabtu,” tegas owner Sultan Production tersebut.

Menurut dia, hampir seluruh persiapan kini telah mendekati tahap final. Panitia telah menyiapkan panggung utama berukuran besar, kebutuhan konsumsi, serta menyebarkan sekitar 1.500 undangan kepada tokoh agama, pengurus NU, hingga elemen masyarakat.

“Undangan sudah kita sebar semua. Kami berharap para penerima undangan bisa hadir di acara pelantikan,” tambahnya.

Penantian Dua Bulan Berakhir

Pelantikan kepengurusan PCNU Banyuwangi kali ini menjadi momentum yang dinanti setelah hampir dua bulan sejak pelaksanaan konferensi cabang.

Sedianya, pada Sabtu (4/4), jajaran kepengurusan di bawah Rois Syuriyah KH Fahrudin Manan dan Ketua Tanfidziyah Ahmad Turmudi akan resmi dilantik oleh PBNU.

Kepastian pelantikan diterima pengurus pada Kamis (2/4) usai Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar rapat pleno.

Kabar tersebut langsung disambut antusias oleh seluruh jajaran pengurus. Bahkan, Kamis malam (3/4), pengurus PCNU Banyuwangi segera menggelar rapat mendadak di lingkungan Ponpes Minhajut Thullab untuk memfinalisasi teknis acara.

Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, Ahmad Turmudi, mengaku bersyukur atas turunnya SK dan kepastian pelantikan.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras semua pengurus dan doa warga nahdliyin agar SK turun dan dilanjutkan pelantikan dikabulkan. Yang pasti kita akan bekerja keras menyiapkan acara pelantikan yang waktunya sangat mepet,” ujarnya usai rapat pleno.

Hasil Konfercab XIV Banyuwangi

Sebagai informasi, kepengurusan PCNU Banyuwangi masa khidmat 2026-2030 merupakan hasil Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (Konfercab NU) XIV Banyuwangi yang digelar di Kampus 2 Universitas KH Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung pada 8 Januari 2026 lalu.

Dalam forum tersebut, Ahmad Turmudi terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah. Sementara melalui sidang Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa), KH Fahrudin Manan dipercaya menjadi Rois Syuriyah.

Kepastian pelantikan ini juga disambut lega oleh KH Fahrudin Manan, yang akrab disapa Gus Pukul.

Selama ini, pihaknya aktif melakukan komunikasi intensif dengan PBNU terkait penerbitan surat keputusan kepengurusan.

“Hasilnya sungguh menggembirakan, Kamis siang PBNU mengabarkan turunnya SK kepengurusan,” kata Gus Pukul.

Sebagai tuan rumah, pihak pesantren memastikan seluruh rangkaian acara disiapkan semaksimal mungkin.

“Sebagai tuan rumah, kami akan menyiapkan acara ini semaksimal mungkin. Acara pelantikan kita barengkan dengan Haul ke-47 Al-Maghfurlah KH Abdul Mannan, pendiri Pondok Pesantren Minhajut Thullab,” ujarnya.

Penggabungan agenda pelantikan dengan haul pendiri pesantren diperkirakan akan menarik kehadiran ribuan jamaah dan warga nahdliyin dari berbagai wilayah di Banyuwangi.

Dengan demikian, pelantikan PCNU Banyuwangi tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga momentum spiritual dan silaturahmi warga NU. (aif)

Editor : Ali Sodiqin
ponpes minhajut thullab Pelantikan PCNU Banyuwangi PCNU Banyuwangi 2026-2030 NU Banyuwangi PWNU Jatim