RADARBANYUWANGI.ID - Fenomena tak lazim terjadi di Pantai Gumuk Kantong, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi. Sejak Selasa (31/3) hingga Rabu (1/4), ratusan bangkai ikan lemuru ditemukan terdampar dan berserakan di sepanjang garis pantai.
Pemandangan tersebut sempat menarik perhatian warga dan pengunjung wisata karena jumlah ikan yang cukup banyak dan menimbulkan bau tak sedap di sekitar lokasi.
Diduga Ikan Lepas dari Jaring Nelayan
Berdasarkan keterangan warga sekitar, bangkai ikan lemuru itu bukan akibat pencemaran atau fenomena alam tertentu, melainkan diduga berasal dari tangkapan nelayan yang terlepas dari jaring saat melaut.
Salah satu petugas wisata Pantai Gumuk Kantong, Wito, mengatakan bahwa kemunculan ikan-ikan tersebut mulai terlihat sejak Selasa pagi.
“Banyak ikan lemuru berbagai ukuran yang terdampar di sepanjang pantai. Ikan-ikan itu milik nelayan yang lepas dari jaring dan terbawa ombak ke tepi pantai,” ujarnya.
Nelayan Diduga Kelelahan Saat Panen Ikan
Wito menjelaskan, kejadian tersebut diduga bermula pada Senin malam (30/3) saat sejumlah nelayan melaut di perairan sekitar Muncar.
Saat itu, hasil tangkapan ikan lemuru disebut melimpah. Namun karena kondisi fisik nelayan yang kelelahan, sebagian hasil tangkapan tidak mampu diangkat ke kapal dan akhirnya dilepaskan kembali ke laut.
“Karena sudah tidak kuat mengangkat ikan yang telah dijaring, ikan-ikan itu dilepas kembali. Namun kemudian mati dan terbawa ombak ke tepi pantai,” jelasnya.
Sempat Penuhi Pantai, Kini Mulai Bersih
Keesokan harinya, bangkai ikan lemuru dalam jumlah cukup banyak terlihat berserakan di pesisir Pantai Gumuk Kantong. Namun kondisi tersebut tidak berlangsung lama.
Pada Rabu sore (1/4), jumlah bangkai ikan mulai berkurang drastis. Diduga sebagian terbawa kembali oleh arus laut, sementara sebagian lainnya dimakan oleh hewan liar di sekitar pantai.
“Sekarang sudah mulai bersih. Mungkin terbawa ombak kembali ke laut dan dimakan kucing liar. Warga juga tidak mengambil karena ikan sudah tidak segar,” tambah Wito.
Muncar Masuk Musim Panen Raya Lemuru
Fenomena ini juga berkaitan dengan kondisi perairan Muncar yang saat ini tengah memasuki musim panen raya ikan lemuru.
Pada musim ini, populasi ikan lemuru meningkat signifikan dan cenderung berada di perairan dangkal, tidak jauh dari bibir pantai. Kondisi tersebut memudahkan nelayan dalam melakukan penangkapan.
“Sekarang memang musim panen raya lemuru. Nelayan mencari ikan tidak sampai ke tengah laut,” pungkasnya.
Meski tidak berdampak besar terhadap aktivitas wisata, kejadian ini menjadi perhatian warga dan pengelola setempat agar ke depan pengelolaan hasil tangkapan dapat lebih optimal sehingga tidak menimbulkan fenomena serupa. (why/sgt)
Editor : Ali Sodiqin